Mantan Sekretaris BUMN Tanggapi Projek Ibukota Baru, Indonesia Jadi Negara Penyewa

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 09:58 WIB
 Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu (YouTube MSD)
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu (YouTube MSD)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Said Didu mantan sekretaris BUMN tersebut menyatakan bahwa proses pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur akan merugikan banyak aset negara.

Said yang diketahui pernah menjadi sekretaris BUMN tersebut menyatakan bahwa projek ibu kota baru kemungkinan dibiayai pihak asing atau swasta.

Pria kelahiran Kabupaten Pinrang tersebut bahwa perencanaan pemindahan ibukota melibatkan pihak asing atau konglomerat nantinya.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, lulusan IPB tersebut mengatakan bahwa pemerintah akan mengeluarkan sebanyak 20-25% dana APBN atau sejumlah 89-90 triliun. Padahal diungkap oleh Said bahwa rencana anggaran ibukota baru tersebut mencapai angka 500 triliun.

Baca Juga: Cabor Anggar dari Riau Sumbang 2 Emas Sekaligus di PON Papua XX 2021

"Seingat saya yang disiapkan APBN hanya Rp 89-90 triliun. Artinya tidak sampai 25 persen, hanya 20 persen dari APBN. Artinya sisanya adalah pembiayaan asing atau swasta," kata Said Didu yang dikutip dari pikiran rakyat.

Dijelaskan lebih oleh pria kelahiran 2 Mei 1962 tersebut bahwa sisa anggaran biaya nantinya kemungkinan diisi oleh pihak asing atau konglomerat.

Tidak mungkin dana APBN dapat menutupi keseluruhan pembiayaan perencanaan proyek tersebut. Dikonfirmasi olehnya bahwa dana APBN dialokasikan untuk membangun istana presiden, jalan, dan infrastruktur dasar saja.

Baca Juga: Rayakan HUT TNI, Dua Kapolsek di Kuansing Kunjungi Koramil 07 Kuantan Hilir

Sisanya seperti gedung-gedung perkantoran sepertinya akan dibangun oleh pihak konglomerat atau perusahaan asing. Said mengatakan kemungkinan pemerintah akan menyewa.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB

Jabatan Tito Karnavian Berakhir Besok, Terus?

Kamis, 14 Juli 2022 | 12:14 WIB
X