Kolaborasi dengan ESQ, Bamsoet Targetkan Vaksinasi Ideologi 4 Pilar MPR RI lewat Peran Teknologi

- Senin, 4 Oktober 2021 | 15:44 WIB
Ketua MPR, Bamsoet. (mpr.go.id)
Ketua MPR, Bamsoet. (mpr.go.id)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) berkolaborasi bersama ESQ LC dalam pengenalan vaksinasi ideologi empat pilar MPR RI dengan peran teknologi.

Kegiatan tersebut diadakan oleh ketua MPR RI bersama ESQ Leadership Center dalam proses pemberian sekaligus pemberitahuan terkait empat pilar MPR RI.

Gagasan yang dilakukan Bamsoet bersama tim ESQ bertujuan agar terciptanya metode ideologi bangsa
yang lebih segar dan optimal dengan menggunakan visual berupa video.

Kerja sama Bamsoet dan ESQ tersebut merupakan terobosan baru bagi masyarakat agar tervaksin
atas ideologi empat pilar bangsa.

Baca Juga: Hobi Menulis dan Ingin Hasilkan Uang? 4 Web Novel Berikut Bisa Jadi Solusinya

"Video pertama membahas pancasila sebagai dasar negara. Tentang Pancasila sebagai ideologi
dan jati diri bangsa akan dikupas habis di video kedua. Di video ketiga, membahas lebih dekat tentang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sementara di video keempat tentang NKRI harga mati, dan video kelima tentang semangat Bhineka Tunggal Ika. Sementara di video keenam, membahas lebih detail tentang milenial sebagai agen perubahan Empat Pilar MPR RI, dan terakhir di video ketujuh menjelaskan tentang kolaborasi Empat Pilar MPR RI dengan tujuh budi utama ESQ," jelas Bamsoet, Minggu (3/1/2021).

Alumni Universitas Terbuka tersebut juga mengatakan bahwa proses syuting atawa rekaman akan dilakukan minggu ini dan dilanjutkan oleh tahap editing dan finishing.

Ia berharap melalui pendekatan tujuh Budi Utama mampu membentuk kecerdasan intelektual (Intelligence quotient), kecerdasan emosional (emotional quotient), kecerdasan spiritual (spiritual quotient), serta kecerdasan kebangsaan (national quotient).

Sebagaimana diketahui ESQ Leadership Center merupakan lembaga pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang berfokus dalam membentuk karakter melalui penggabungan tiga potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

Disebutkan juga oleh pria kelahiran 1962 tersebut bahwa terdapat tujuh video terpisah yang dibuat dalam proses pengenalan ideologi kebangsaan.

Baca Juga: Cara Memasak Kari Ayam dan Roti Canai

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: mpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RI Ambil Alih Kendali Udara di Natuna dari Singapura

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:34 WIB
X