Sri Mulyani: Kalian Penerima LPDP Sejatinya Berutang kepada Negara dan Berprivilege

- Rabu, 29 September 2021 | 19:52 WIB
Sri Mulyani. (Twitter/@KemenkeuRI)
Sri Mulyani. (Twitter/@KemenkeuRI)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Para penerima beasiswa LPDP (LPDP awardee) untuk studi lanjut baik di dalam dan di luar negeri mengikuti mentoring secara daring. Pembekalan itu pun langsung diberikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Saat pembekalan, Sri Mulyani mengingatkan kepada para awardee, mereka sejatinya berutang kepada negara. Sebab studi lanjut yang mereka jalani dibiayai APBN.

Sri Mulyani berharap di masa depan para awardee ini bisa membayar utang tersebut. Bukan dengan materi, namun dengan prestasi.

"Oleh karena itu Anda berutang kepada negara. Utang tidak dibayarkan dengan uang. Utang ini dibayar dengan prestasi, reputasi dan bahkan cara Anda berkontribusi terhadap Republik Indonesia," ujar Sri Mulyani dalam PK Daring LPDP Pembentukan SDM Berintegritas dan Berdaya Saing Global, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Pilih Helm Berkualitas Baik, Berikut Kiat-kiatnya Agar Tak Dapat Helm Abal-abal

Sri Mulyani menegaskan mereka merupakan 563 penerima beasiswa LPDP yang masuk dalam kelompok privilege atau kelompok istimewa.

Namun meski menerima hak istimewa, mereka juga memiliki tanggung jawab besar.

Menurutnya, Indonesia saat ini merupkan negara middle income country yang masih dibayangi jebakan negara berpenghasilan menengah atau middle income trap.

Inilah salah satu pekerjaan besar yang Sri Mulyani harap bisa dijawab oleh para awardee setelah mereka menyelesaikan studi.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Meningkat di Siangapura, Kadiskes: Perketat Pintu Masuk ke Riau dari Luar

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X