Nasib 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Istana: Segera Diangkat Jadi ASN Polri

- Rabu, 29 September 2021 | 14:55 WIB
Ilustrasi pegawai KPK. (Pixabay/Tumisu)
Ilustrasi pegawai KPK. (Pixabay/Tumisu)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui keinginan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo perihal nasib 56 Pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Sebelumnya, Kapolri Sigit mengatakan, sebanyak 56 pegawai KPK itu akan ditarik Polri untuk memperkuat Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditpikor) Bareskrim Polri.

Ia pun berkirim surat kepada Presiden terkait keinginannya merekrut ke-56 pegawai KPK tersebut untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya Ditpikor.

Baca Juga: Posting Slip Gaji Rp 368 Ribu di Facebook, Pegawai JS Swalayan Dipecat dan Dijerat UU ITE

Jokowi pun mengaminkan bahwa ke-56 orang tersebut akan diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) dari Polri.

Guna memastikan kepada masyarakat, pihak Istana pun menegaskan soal pengangkatan status ASN Polri dari 56 orang tersebut.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman memastikan kalau informasi tersebut benar adanya.

"Karena yang menyatakan informasi tersebut kepada publik adalah Kapolri. Maka dapat dikatakan informasi tersebut sahih," kata Fadjroel dikutip dari PMJ News.

Baca Juga: Polres Inhil Bersama Dinas Terkait Lakukan Sidang di Tempat Bagi Pelanggar Prokes di Masa PPKM

Mneurut Fadjroel, langkah tersebut merupakan upaya yang baik dari pemerintah dalam memutuskan nasib ke-56 pegawai KPK.

Keputusan juga disebut sudah diambil melalui musyawarah, humanis, dan dialogis.

"Presiden sudah menyampaikan ke media massa bahwa beliau ingin menghormati kesopanan di dalam ketatanegaraan. Jadi beliau menghormati apa yang sudah diputuskan MK," ucapnya.

"Dan apa yang diputuskan oleh MA tentang persoalan yang terjadi di KPK," ujarnya kembali.

Halaman:
1
2

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X