Pemerintah Kabupaten Kota di Sumbar Memilih 'Peti Es' kan Vaksin

- Minggu, 26 September 2021 | 15:31 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Wakil Gubernur dan Kapolda Sumbar saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Wakil Gubernur dan Kapolda Sumbar saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi

HALUANRIAU.CO, PADANG - Provinsi Sumatera Barat menjadi salah satu yang disorot Presiden Joko Widodo. Kali ini sorotan tersebut tertuju pada minimnya pelaksanaan vaksinasi di Ranah Minang tersebut.

Namun, bukannya ketersediaan ataupun masyarakat yang enggan untuk ikut dalam program penekanan Covid-19 tersebut, namun ternyata Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumbar lebih memilih untuk me 'Peti Es' kan vaksin tersebut.

Jumlah vaksin yang disimpan oleh pemerintah kabupaten/kota di Sumbar pun tidak tanggung tanggung yakni sebanyak 300 ribu dosis vaksin.

Mengutip haluanpadang.com Vaksin yang telah didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar itu dalam jauh-jauh hari, ternyata hanya ditumpuk di daerah masing masing dan tidak melaksanakan vaksinasi yang sebenarnya adalah hak dari masyarakat untuk mendapatkannya.

Fakta ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dalam akun instagramnya, @mahyeldisp.

Belum dipastikan, kenapa pemerintah kabupaten/kota memilih memasukkan vaksin ke “peti es” daripada menggunakannya.

“Berdasarkan data, hingga hari ini (Rabu-red), masih terdapat sekitar 300 ribu vaksin yang sudah didistribusikan ke kabupaten/kota, namun belum digunakan,” tulis Mahyeldi di akun Instagram pribadinya itu.

Selain itu disebutkan Mahyeldi, di Gudang penyimpanan Dinas Kesehatan Sumbar, juga masih tersedua 99 ribu dosis vaksin yang bisa didistribusikan segera jika ada kabupaten/kota yang kekurangan stok.

“Harapannya, bupati dan walikota terus mengupayakan peningkatan capaian vaksin di daerah,” harap Mahyeldi yang juga menyebut pesan itu telah disampaikannya saat saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi dengan bupati/wali kota dan Forkopimda secara virtual dari Auditorium Gubernuran, Selasa (14/9/2021).

Terkait kasus aktif covid-19 di Sumbar, Mahyeldi mengatakan, bahwa saat ini sudah mulai melandai.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: haluanpadang.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dubes Ukraina Ingatkan Ri Tipu Muslihat Putin

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:12 WIB

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB
X