Negara Klaim Pungli di Indonesia Berkurang Karena Ada Satgas Saber Pungli

- Jumat, 24 September 2021 | 17:14 WIB
Mahfud MD
Mahfud MD

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Pemerintah mengklaim kasus pungutan liar (pungli) di Indonesia sudah sangat berkurang sejak adanya Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).

"Sekarang alhamdulillah sudah sangat berkurang pungli-pungli itu. Kalau saya ditanya kenapa, karena ada ada Saber Pungli yang selalu memata-matai, menyelidiki siapa menerima apa," kata Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, Jumat (24/9/2021).

Ia menyebut, sejak awal dibentuk, Satgas Saber Pungli telah melakukan penangkapan lebih dari 43.000 kali yang kemudian kasusnya dilimpahkan ke polisi.

Baca Juga: Pelaku Pungli di Medan Tantang Polisi dalam Video yang Direkam Pedagang

Kasus pungutan liar yang ditangani Saber Pungli terjadi di berbagai sektor pelayanan publik seperti pengurusan SIM, persyaratan pengajuan kredit di bank, hingga pungli pengurusan PBB.

"Misalnya sudah bayar PBB dibilang ada uang administrasi lagi, itu dulu banyak sekali dan itu dikejar," katanya dilansir dari Antara.

Selain itu, Mahfud MD mengatakan pelayanan publik kini telah menggunakan sistem berbasis elektronik juga berkontribusi menekan kasus pungli.

"Saudara mau ambil SIM pakai elektronik. Bahkan sekarang di kota-kota tertentu Polri sudah menyediakan mobil di suatu tempat, siapa yang SIM-nya mati diperpanjang di situ. Mengurus KTP juga tidak usah ke kelurahan, sekarang Anda tinggal memakai nomor KTP sudah bisa keluar tinggal pencet," tutur Mahfud.

Baca Juga: Ramai Isu Soal Nasib Nakes di Papua, TPNPB-OPM: Seorang Nakes Kiwirok yang Hilang Aman di Markas Kami

Meski belum merata, dia menyebut, secara bertahap sistem pelayanan publik berbasis elektronik telah diresmikan di berbagai daerah seperti di Surabaya dan Jakarta.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X