Tegas, LPAI Minta Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sebelum Penuhi Lima SIAP

- Jumat, 24 September 2021 | 13:48 WIB
Lembaga Perlindungan Anak Indonesia menggelar konferensi Pers terkait pembelajaran tatap muka (ist)
Lembaga Perlindungan Anak Indonesia menggelar konferensi Pers terkait pembelajaran tatap muka (ist)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) telah mewanti-wanti dari awal akibat dari penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di masa pandemi Covid-19.

Sebab, secara nasional sudah tercatat sebanyak 1.296 murid yang terkonfirmasi positif Covid-19. Terbanyak ialah siswa yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD).

Jauh sebelum rencana penerapan PTM Terbatas ini, LPAI ternyata telah memberikan masukan kepada menteri terkait, ada lima hal yang perlu dilakukan agar boleh belajar di sekolah.

Ketua LPAI, Seto Mulyadi menyebut hal itu dengan 5 (lima) SIAP, yakni Siap Daerah, Siap Sekolah, Siap Guru, Siap Infrastruktur, Siap Orang Tua dan terakhir Siap Siswa.

Lima Siap itu diutarakan oleh pria yang biasa Kak Seto saat melakukan konferensi pers di salah satu lokasi di Kota Pekanbaru, Kamis (23/9), dalam pertemuan itu juga didampingi oleh LPAI Riau.

"Kami sempat memohon, satu saja yang tidak siap, PTM Terbatas agar lebih baik untuk tidak dilaksanakan dimasa pandemi ini," kata Kak Seto.

Meski PTM Terbatas saat ini berjalan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, hal itu dinilai Kak Seto tak menjamin penyebaran.

Sebab, yang namanya anak tidak akan bisa diprediksi tingkahnya saat berada diluar secara bersama-sama. "Ehh, masker kamu cantik, tukeran dong kita," jelas Kak Seto sambil mencontohkan salah satu tindak tanduk siswa.

LPAI menilai PTM Terbatas ini tidak efektif untuk dilaksanakan sebetulnya, namun lantaran banyaknya desakkan dari orang tua murid untuk tetap sekolah maka dari itu diinisiasi agad terlaksana.

"Kalau menurut saya, iya (tidak efektif). Saya dengan tegas menyatakan jangan terburu-buru untuk PTM Terbatas ini, karena rawan lahirnya korban terpapar, anak kita jadi bahaya," tegas Kak Seto.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X