Kemenang Kembali Buka Pendaftaran Bantuan Liptadimas 2022 Bagi Pada Dosen

- Kamis, 23 September 2021 | 21:48 WIB
Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani Kementerian Agama (Kontributor)
Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani Kementerian Agama (Kontributor)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam kembali membuka pendaftaran Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat atau Liptadimas tahun anggaran 2022.

Bantuan tersebut ditujukan kepada para dosen aktif di bidang penelitian, publikasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Civitas Akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam tau PTKI di masing-masing perguruan tinggu dapat mengajukan bantuan tersebut dan terlebih dahulu mendaftar di website https://litapdimas.kemenag.go.id.

Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani mengemukakan bahwa penelitian, publikasi dan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan substansi dari perguruan tinggi  dan dapat menjadi barometer keunggulan dari sebuah perguruan tingggi serta bahkan bisa untuk meraih sebuah reputasi. Namun itu semua bergautung kepada produktivitas dari civitas akademika itu sendiri di bidang riset, publikasi dan pengabdian masyarakat.

“Jika para dosennya aktif di bidang penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat, saya yakin betul muru’ah perguruan tinggi juga akan sangat baik,” ungkap Ali Ramdhani di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru 2021 Disinyalir Ditunda, DPR RI Jabarkan Masalahnya

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Suyitno, menyatakan bahwa bantuan litapdimas sekarang dilakukan dengan beberapa kelebihan. Pertama, dilakukan dengan pola manajemen H-1, yakni proses seleksi bantuan tahun anggaran 2022 akan dilakukan di tahun 2021. “Hal ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada penerima bantuan agar cukup waktu untuk menyelenggarakan riset dan program pengabdian terbaiknya,” ungkap Suyitno.

Kedua, sesuai Permenkeu Nomor 203/PMK.05/2020 tentang Tatacara Pembayaran dan Pertanggungjawaban Anggaran Penelitian atas Beban APBN, para penerima bantuan riset akan fokus pada keluaran atau output penelitian. Sehingga, mereka tidak lagi disibukkan dengan administrasi detail pertanggungjawaban keuangannya.

Ketiga, pelaksanaan bantuan dilakukan secara paperless (softcopy) dengan menggunakan aplikasi Litapdimas. “Aplikasi ini dihadirkan untuk memperluas dan mempermudah akses, sekaligus merekam atas semua rangkaian proses bantuan dan mengintegrasikan data,” ungkap Suyitno yang merupakan guru besar UIN Raden Fatah, Palembang.

Koordinator Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, menyampaikan bantuan Litapdimas 2022 terdiri atas 10 klaster penelitian berbasis SBK (Standar Biaya Keluaran) dan 16 klaster bantuan litapdimas.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU Sosialisasikan Program Desa Peduli Pemilu

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:18 WIB
X