Aturan Kominfo Penyebab Warganet RI Tidak Bebas di 2021

- Kamis, 23 September 2021 | 14:32 WIB
Ilustrasi android. (Pexels)
Ilustrasi android. (Pexels)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Lembaga advokasi dan riset Freedom House mencatat indeks kebebasan internet Indonesia pada 2021 turun satu poin, yakni mendapatkan skor 48 dari 100 poin. Di mana sebelumnya Indonesia mendapat skor 49 (2020) dan 51 (2019).

Hal ini membuat kebebasan warganet terus menurun selama tiga tahun berturut-turut.

Dalam laporan terbarunya per Selasa (21/9/2021), Freedom House menyoroti peran Peraturan Menteri Kominfo No. 5 tahun 2020. Mereka turut khawatir bahwa peraturan itu dapat mengganggu hak asasi manusia.

Permenkominfo No. 5 Tahun 2020, yang diundangkan November 2020, mengatur soal Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat. Peraturan ini memuat regulasi soal persyaratan pendaftaran beragam perusahaan teknologi terlepas dari ukurannya, termasuk aplikasi media sosial, layanan berbagi konten, hingga mesin pencari.

Baca Juga: Video Lawas Said Aqil Beredar, Sebut Tak Ada Ayat Al-Qur'an Terangkan Kalau Allah Itu Ada

Tak sampai di situ, Permenkominfo No. 5 Tahun 2020 juga mengatur takedown konten yang dianggap terlarang, misalnya konten yang “meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.”

Sehubungan dengan itu, platform online hanya memiliki empat jam dalam situasi "mendesak" atau 24 jam untuk menghapus konten yang dianggap terlarang.

Masalahnya, definisi konten terlarang yang dimuat Permenkominfo No. 5 Tahun 2020 bersifat karet.

Di dalam negeri, ahli hukum dan organisasi advokasi hak asasi manusia telah mewanti-wanti bahwa Permenkominfo No. 5 Tahun 2020 sarat dengan konflik kepentingan. Selengkapnya bisa kamu baca lewat artikel berikut:

“Pihak berwenang telah menerapkan undang-undang yang ada untuk menyensor konten LGBT+, kritik terhadap Islam, dan komentar tentang gerakan kemerdekaan di provinsi Papua dan Papua Barat,” kata laporan Freedom House.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Analis Politik Anggap Ma'ruf Amin Cuma Ban Serep?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:23 WIB

Banyak Kasus, Berikut Cara Cek Legalitas Pinjol

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:27 WIB

Nikita Mirzani Berharap Rachel Vennya di Penjara

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X