Terhimpit Ekonomi, RR Terpaksa Jual Konten Seks dan Terancam Pidana 12 Tahun Penjara

- Senin, 20 September 2021 | 20:16 WIB
RR saat digrebek polisi di Denpasar. (Polresta Denpasar)
RR saat digrebek polisi di Denpasar. (Polresta Denpasar)

HALUANRIAU.CO, DENPASAR - Selebgram inisial RR ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pornografi. RR di dudga menyiarkan konten seks secara langsung (live) di aplikasi Mango dan BIGO.

Dampak dari perbuatannya itu, perempuan berusia 32 tahun tersebut dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang UU ITE.

"RR diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun," kata Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Aviatus Panjaitan, Senin (20/9/2021).

Jansen menuturkan, Kuda Poni atau RR itu terpaksa menjual konten seks karena terhimpit ekonomi. Ia kehilangan pekerjaan dan menganggur imbas pandemi Covid-19.

Baca Juga: PTMT Berjalan Aman dan Terkendali, Bulan Kedua Disdik Akan Tambah Durasi Belajar

Sebelum pandemi Covid-19, Kuda Poni mengaku bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke ternama di Bali. Saat pandemi Covid-19 merebak, karaoke tempat ia bekerja tutup.

Padahal, Kuda Poni harus mengirim uang untuk biaya hidup anak semata wayangnya di Cianjur, Jawa Barat.

"Dia sudah empat tahun tinggal di Bali. Selama ini dia LC (Ladies Club) di tempat hiburan di Bali. Pada saat Covid-19 tempat hiburan sepi pengunjung, kebanyakan tutup, sehingga live di Mango," kata Jansen.

Polisi menggerebek Kuda Poni di sebuah apartemen di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, pada Jumat (17/9/2021) lalu. Polisi menggerebek apartemen yang ditempati Kuda Poni atas laporan warga setempat.

Baca Juga: Frederic Daniel jadi Kasi Pidsus Kejari Pelalawan, Andre Antonius Pindah Tugas ke Kepri

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebanyak 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV-AIDS

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:02 WIB
X