Geram dengan Kapal China di Natuna, Puan Maharani Desak Jokowi Protes ke China

- Jumat, 17 September 2021 | 16:31 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani  |  Sumber : Tangkapan Layar Instagram @puanmaharaniri
Ketua DPR RI, Puan Maharani | Sumber : Tangkapan Layar Instagram @puanmaharaniri

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Sebelumnya tersiar informasi mengenai kapal China yang lalu-lalang di perairan Natuna. Diketahui juga, TNI sudah mengarahkan 5 KRI untuk menjaga dan mengamankan situasi di Laut Natuna Utara tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengirim pesan untuk pemerintah terkait kabar masuknya sejumlah kapal China ke Laut Natuna Utara.

Puan Maharani bersikap segendang-sepenarian. Dia mendesak pemerintah tidak berdiam diri kapal China memasuki wilayah NKRI tanpa izin.

Baca Juga: Kapal Pengayoman IV Tenggelam, 2 Orang Meninggal Dunia

"Indonesia harus mampu menjaga kedaulatan karena ini menyangkut harga diri bangsa apalagi nelayan kita sebagai rakyat Indonesia dibuat takut oleh mereka," tutur Puan Maharani dikutip dari Antara pada Kamis (16/9/2021).

Puan Maharani kemudian mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo alias Jokowi pernah bertindak tegas menyikapi masuknya kapal China ke Laut Natuna Utara.

"Presiden Joko Widodo pernah turun langsung ke perairan Natuna sebagai sinyal kepada China bahwa kedaulatan Indonesia tidak bisa diganggu," sebut Puan Maharani.

Baca Juga: Nelayan Takut dengan Kapal China yang Mondar-mandir di Natuna, TNI AL: Sejauh Ini Aman Terkendali

"Pemerintah perlu menyampaikan kembali nota protes kepada China," kata Puan Maharani menambahkan.

Sebelumnya, Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia juga sempat mengadukan bahwa ada ribuan kapal China yang beroperasi di Laut Natuna Utara.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Analis Politik Anggap Ma'ruf Amin Cuma Ban Serep?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:23 WIB

Banyak Kasus, Berikut Cara Cek Legalitas Pinjol

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:27 WIB

Nikita Mirzani Berharap Rachel Vennya di Penjara

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X