Upayakan Pemberian Dana Kehormatan, MUI Soroti Kesejahteraan Dai yang Terabaikan

- Kamis, 16 September 2021 | 20:12 WIB
Sumber: mui.or.id
Sumber: mui.or.id

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Pandemi Covid-19 menghantam semua lini kehidupan, mulai dari sisi kesehatan, sosial hingga ekonomi masyarakat.

Tidak terkecuali para Dai (ustaz), terlebih untuk menanggulangi pandemi pemerintah membuat kebijakan untuk melarang kerumunan dan kegiatan di masjid.

Melihat kesejahteraan pada dai yang sangat terdampak karena pandemi Covid-19, MUI mencoba memberikan dana kehormatan melalui Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia.

Menurut Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, Cholil Nafis, di tengah pandemi Covid-19 banyak dai yang terkena dampak ekonomi. Namun para dai dinilainya tidak mungkin meminta-minta.

Baca Juga: Kejagung Ungkap Peran Alex Noerdin dalam Dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi

“Mereka menjaga iffah atau kehormatan sebagai seorang dai,” katanya, Kamis, 16 September 2021.

Padahal, katanya, MUI menerima banyak laporan dari berbagai ormas yang berada di bawah naungan MUI, mengenai kehidupan para dai yang kesulitan.

Oleh sebab itu, MUI berupaya untuk memberi solusi atas permasalahan kehidupan para dai dengan memberikan dana kehormatan sebagai solusi operasional dakwah mereka.

Pemberian dana kehormatan itu termasuk dalam Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia. Berita ini dikutip dari pikiran-rakyat.com dengan judul Kesejahteraan Dai Kerap Terabaikan, MUI Upayakan Pemberian Dana Kehormatan.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Bertambah 404 Orang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:21 WIB

Erick THohir Minta Semua Fasilitas Umum di BUMN Gratis

Jumat, 26 November 2021 | 16:38 WIB

Larangan Masuk Terhadap WNI ke Arab Saudi Dihapus

Jumat, 26 November 2021 | 15:32 WIB
X