Novel Baswedan: Pemecatan 56 Pegawai KPK, Bukti Berantas Korupsi Itu Lawannya Banyak

- Rabu, 15 September 2021 | 21:24 WIB
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan  |  mediaindonesia.com/AFP/BAY ISMOYO
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan | mediaindonesia.com/AFP/BAY ISMOYO

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Soal pemecatan pegawai KPK berjumlah 56 orang karena dianggap tak lulus TWK, penyidik senior KPK, Novel Baswedan menanggapi soal pemecatan yang akan dilakukan oleh Firli Bahuri dkk itu. Diketahui, pemecatan akan dilakukan pada 30 September 2021.

Novel sendiri tak menyangka pimpinan KPK mengambil langkah pemecatan tersebut. Hal itu karena adanya permasalahan dalam pelaksanaan TWK yang disampaikan oleh Komnas HAM dan Ombudsman RI.

Selain itu, ada juga putusan MA yang menyatakan tindak lanjut hasil TWK ada di tangan pemerintah bukan KPK.

Novel menyatakan pimpinan KPK telah melawan hukum demi memecat 56 pegawai yang sudah terbukti integritasnya. Padahal, kata Novel, mereka masuk KPK tujuannya untuk berjuang, melawan korupsi dengan segala risikonya.

Baca Juga: Kasus Dokter Campur Sperma ke Makanan Istri Temannya, Pelaku Merasa Puas Jika Spermanya Dimakan

"Kami adalah orang yang memilih jalan berjuang di KPK, jalan memberantas korupsi sungguh-sungguh di mana masalah korupsi kita tahu masalah yang serius masalah penting dan sensitif," kata Novel di Gedung ACLC KPK, Rabu (15/9/2021).

"Kami juga sadar berantas korupsi berat, lawannya banyak. Demi bangsa dan negara maka kami ambil jalan itu. Kami akan selalu sampaikan bahwa setiap langkah yang kami lakukan kami sadar dengan segala risikonya," sambung Novel.

Sebelumnya, Novel memang kerap dihadapkan dengan sejumlah teror saat bertugas sebagai penyidik. Bahkan ia harus kehilangan satu matanya akibat disiram oleh air keras oleh anggota kepolisian yang kini sudah dipidana.

"Kami akan berbuat dengan sebaik-baiknya. Setidaknya sejarah mencatat kami berupaya berbuat yang baik kalau pun ternyata negara memilih atau pimpinan KPK dibiarkan tidak dikoreksi perilakunya yang melanggar hukum, setidak-tidaknya itu masalahnya terjadi bukan karena kami," tuturnya.

Baca Juga: Peradi SAI Inhil Lantik Ketua Dewan Cabang Baru

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Definisi Buzzer Politik, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Sabtu, 18 September 2021 | 15:34 WIB

Live Konten Seks, Selebgram RR Digrebek Polisi di Bali

Jumat, 17 September 2021 | 21:40 WIB

Hina Agama, Kini Muhammad Kece Dianiaya di Dalam Tahanan

Jumat, 17 September 2021 | 21:30 WIB

Kapal Pengayoman IV Tenggelam, 2 Orang Meninggal Dunia

Jumat, 17 September 2021 | 16:21 WIB
X