Unicef dan WHO Dorong Pemerintah RI Buka Kembali Sekolah, Murid Menanggung Kerugian Pembelajaran Jarak Jauh

- Rabu, 15 September 2021 | 18:30 WIB
Ilustrasi |  Sumber: DEZALB dari Pixabay
Ilustrasi | Sumber: DEZALB dari Pixabay

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Pemerintah kembali mengizinkan sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Pemberian izin ini diberikan Kementerian Pendidikan bagi wilayah yang berada di zona PPKM level 3.

Sejalan dengan rencana pemerintah, Unicef dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong agar seluruh sekolah di Indonesia dapat kembali dibuka dengan aman.

Saat ini lebih dari 60 juta murid di Indonesia terdampak penutupan sekolah yang dilakukan sejak Maret 2020.

Akan tetapi baru 39 persen sekolah yang telah dibuka untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas sejak 6 September 2021.

Baca Juga: Penjaga Masjid Babussalam Air Hitam Siram Remaja Pakai Air Panas, Korban Jelaskan Perkaranya

Disampaikan melalui perwakilan WHO untuk Indonesia, Paranietharan mengatakan dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi sekalipun, WHO menyarankan agar sekolah kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan aturan kesehatan yang ketat, sekolah dapat menawarkan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dibandingkan dengan keadaan di luar sekolah," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu, 15 September 2021.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa WHO juga menekankan penting untuk memastikan angka penularan di masyarakat tempat sekolah berada juga dapat dikendalikan dengan baik.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: PikiranRakyat.com

Artikel Terkait

Terkini

Dubes Ukraina Ingatkan Ri Tipu Muslihat Putin

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:12 WIB

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB

Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB

Selasa, 14 Juni 2022 | 10:13 WIB
X