RUU KUHP, ITE, PAS, Disepakati oleh Pemerintah dan DPR Masuk Prolegnas Prioritas 2021

- Rabu, 15 September 2021 | 17:05 WIB
Menkumham dan Jaksa Agung berkunjung ke Lapas Nusakambangan, 2014. (Twitter/@LaolyYasonna)
Menkumham dan Jaksa Agung berkunjung ke Lapas Nusakambangan, 2014. (Twitter/@LaolyYasonna)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Dalam rangka mengevaluasi Prolegnas RUU Prioritas tahun 2021, Badan Legislasi (Baleg) DPR mengadakan rapat dengan Menkumham, Yasonna Laoly dan DPD. Yasonna sendiri mengusulkan lima RUU yang akan masuk dalam prolegnas prioritas 2021.

Yasonna mengusulkan beberapa RUU di antaranya, Rancangan UU tentang Perampasan Aset, RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan (RUU PAS), rancangan perubahan atas UU nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) hingga Rancangan UU tentang perubahan atas UU Nomor 15 tahun 2006 tentang BPK.

"Pada kesempatan ini bila dimungkinkan pemerintah mendorong 5 RUU untuk dimasukkan daftar RUU prolegnas prioritas 2021," kata Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Rabu (15/9/2021).

Di saat yang bersamaan, Ketua Baleg, Supratman Andi Agtas mengatakan pihaknya sepakat RUU KHUP, RUU ITE, RUU Permasyarakatan masuk dalam prolegnas 2021 sebagai usulan pemerintah.

Baca Juga: Praperadilan Ditolak Hakim, Direktur PT RWH Tetap Sandang Status Tersangka

"Saya sampaikan pada seluruh pimpinan dan anggota Baleg, dan saya minta persetujuannya. Yang pertama adalah kami menyepakati bersama pemerintah bahwa tiga usulan pemerintah terkait RUU yang baru," kata Supratman.

"Yaitu kitab hukum undang-undang pidana (KUHP) status carry over, kemudian rancangan UU tentang pemasyarakatan status carry over, dan juga perubahan atas UU ITE itu masuk sebagai usulan baru dalam prolegnas tahun 2021," lanjutnya.

Selain itu, kata dia, Baleg sepakat RUU BPK juga masuk dalam prolegnas prioritas 2021 sebagai usulan DPR.

"Kedua, DPR mengusulkan tentang perubahan UU BPK. Oleh karena tadi semua perwakilan poksi sudah menyetujui itu, oleh karena itu, saya ingin menanyakan kembali apakah hal ini bisa disetujui?" kata dia.

Baca Juga: Ahok Larang PHR Buat Anak Perusahaan, Libatkan Pengusaha Lokal Jadi Rekanan Kelola Blok Rokan

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Live Konten Seks, Selebgram RR Digrebek Polisi di Bali

Jumat, 17 September 2021 | 21:40 WIB

Hina Agama, Kini Muhammad Kece Dianiaya di Dalam Tahanan

Jumat, 17 September 2021 | 21:30 WIB

Kapal Pengayoman IV Tenggelam, 2 Orang Meninggal Dunia

Jumat, 17 September 2021 | 16:21 WIB
X