Anies Baswedan Serukan Larangan Iklan dan Pajang Bungkus Rokok di Minimarket Jakarta

- Selasa, 14 September 2021 | 16:55 WIB
Ilustrasi  |  Sumber : Gerd Altmann dari Pixabay
Ilustrasi | Sumber : Gerd Altmann dari Pixabay

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan melarang reklame rokok berada di ruang publik guna meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap bahaya merokok dan penurunan risiko penyebaran Covid-19.

Larangan tersebut tertulis di dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021 tentang
pembinaan kawasan dilarang merokok yang diteken, 9 Juni 2021 lalu.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerukan kepada seluruh pengelola gedung untuk melakukan pembinaan pada kawasan dilarang merokok pada seluruh area gedung di Provinsi DKI Jakarta," kata Anies Baswedan sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com dalam seruan tersebut.

Anies Baswedan juga menyerukan agar tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor).

Baca Juga: Pemprov Riau Salurkan Bantuan Senilai Rp 8,1 Miliar untuk Warga Rohil 117 Dalam Bentuk Rumah Layak Huni

Seruan tersebut juga termasuk memajang kemasan/bungkus rokok atau zat adiktif di tempat penjualan.

Tidak hanya itu, Anies Baswedan juga menyerukan agar tidak menyediakan asbak dan tempat pembuangan puntung rokok lainnya pada kawasan dilarang merokok.

Para pengelola gedung juga diserukan agar memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu masuk dan lokasi yang mudah diketahui oleh setiap orang di area gedung.

"Serta memastikan tidak ada yang merokok di kawasan dilarang merokok," ujarnya. Berita ini dikutip dari pikiran-rakyat.com dengan judul Anies Baswedan Larang Reklame dan Pajang Bungkus Rokok di Minimarket Jakarta.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebiasaan yang Dapat Sebabkan Timbulnya Plak di Jantung

Jumat, 24 September 2021 | 23:01 WIB
X