Ramai Kabar PeduliLIndungi untuk Mata-matai Pengguna, Kominfo Buka Suara

- Sabtu, 11 September 2021 | 19:08 WIB
Ilustrasi pedulilindungi (Foto: Dok ITDC)
Ilustrasi pedulilindungi (Foto: Dok ITDC)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Aplikasi PeduliLindungi kian jadi perbincangan karena beberapa persoalan. Salah satunya konon PeduliLindungi disalahgunakan memata-matai pengguna.

"Sobat, ada kecurigaan terkait aplikasi Peduli Lingkungan: 1) Disalahgunakan oknum dalam pemerintahan untuk menambang data. 2) Dipakai pemerintah untuk memata-matai pengguna kartu vaksin. Pemerintah menginspirasi hacker global mengontrol ponsel WNI lewat database PeduliLindungi," demikian bunyi cuitan tersebut.

Lewat situs resmi Kominfo, kominfo.go.id, menegaskan berdasarkan syarat penggunaan aplikasi PeduliLindungi, Pengguna dan/atau Pelanggan dilarang untuk: (b) Mengambil, mengunduh, memungut atau menyimpan informasi pribadi tentang pengguna lain; dan (c) Menggunakan program-program seperti robot, spider, scraper atau cara otomatis atau manual lainnya untuk mengakses, memantau atau menyalin konten dan/ atau informasi apapun di aplikasi dan situs PeduliLindungi.

Baca Juga: Hari Ini, 20 Tahun Lalu Peristiwa 2 Pesawat Komersial Tabrak Twin Tower WTC New York

"Adapun data-data pengguna disimpan secara terenkripsi di server PeduliLindungi yang aman dan tidak dibagikan ke publik. Data hanya akan diakses bila pengguna dalam risiko tertular COVID-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan," jelas Kominfo, Jumat (10/11/2021)

"Data pengguna tidak akan diserahkan atau disebarluaskan kepada pihak lain kecuali kepada instansi pemerintah yang saat ini ditunjuk dalam menangani pandemi COVID-19, atau karena ketentuan hukum," sambungnya.

Selain itu, aplikasi PeduliLindungi ditekankan hanya digunakan untuk kegiatan pengamatan secara sistematis dan konsisten terkait COVID-19. Tujuannya tak lain tak bukan mewujudkan tindakan penanggulangan secara efektif (surveilans kesehatan), bukan untuk memata-matai.

Baca Juga: Hacker Asal China Susupi 10 Jaringan Internal Lembaga Pemerintah, Salah Satunya BIN

"Kemudian, mengenai tuduhan bahwa pemerintah menginspirasi hackers global mengontrol ponsel WNI lewat database PeduliLindungi, Klaim tersebut tidak berdasar. Pasalnya, aplikasi PeduliLindungi tidak dapat mengontrol ponsel siapapun," sangkalnya.

Terakhir, Kominfo menjelaskan PeduliLindungi hanya akan merekam data proximity (kedekatan) satu telepon seluler (ponsel) dengan ponsel lainnya dalam format terenkripsi.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Live Konten Seks, Selebgram RR Digrebek Polisi di Bali

Jumat, 17 September 2021 | 21:40 WIB

Hina Agama, Kini Muhammad Kece Dianiaya di Dalam Tahanan

Jumat, 17 September 2021 | 21:30 WIB

Kapal Pengayoman IV Tenggelam, 2 Orang Meninggal Dunia

Jumat, 17 September 2021 | 16:21 WIB
X