Hacker Asal China Susupi 10 Jaringan Internal Lembaga Pemerintah, Salah Satunya BIN

- Sabtu, 11 September 2021 | 18:29 WIB
Ilustrasi hacker. (Pixabay/FotoArt-Treu)
Ilustrasi hacker. (Pixabay/FotoArt-Treu)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Terdengar kabar yang jadi perbincangan seputar hacker atau peretas asal China diduga telah menembus dan menyusup ke jaringan internal setidaknya 10 dan kementerian dan lembaga pemerintahan Indonesia.

Bahkan, disinyalir komputer milik Badan Intelijen Negara (BIN) juga diduga disusupi.

Hal ini terungkap dari laporan Insikt Group, divisi penelitian ancaman Recorded Future, sebagaimana diwartakan The Record, 10 September 2021

Menurut laporan itu, penyusupan ke BIN tersebut dikaitkan dengan Mustang Panda, aktor ancaman China yang dikenal dengan kampanye spionase dunia maya yang menargetkan kawasan Asia Tenggara.

Peneliti Group Insikt pertama kali menemukan kampanye ini pada bulan April tahun 2021. Mereka mendeteksi server command and control (C&C) malware PlugX, yang dioperasikan oleh grup Mustang Panda, berkomunikasi dengan host di dalam jaringan pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Perkara Ejek Konsumen di TikTok, Barista dan Coffee Shop ini Diserang Warganet

"Komunikasi ini kemudian ditelusuri kembali ke setidaknya Maret 2021. Titik intrusi dan metode pengiriman malware masih belum jelas," demikian laporan Group Insikt.

Sudah diberitahu ke pihak Indonesia

Peneliti Insikt Group memberi tahu pihak berwenang Indonesia tentang penyusupan tersebut pada Juni- Juli 2021. Namun, pejabat Indonesia tidak memberikan umpan balik untuk laporan tersebut.

BIN, yang merupakan target paling sensitif yang dikompromikan dalam kampanye, tidak membalas permintaan komentar yang dikirim oleh The Record pada Juli dan Agustus.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Definisi Buzzer Politik, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Sabtu, 18 September 2021 | 15:34 WIB

Live Konten Seks, Selebgram RR Digrebek Polisi di Bali

Jumat, 17 September 2021 | 21:40 WIB

Hina Agama, Kini Muhammad Kece Dianiaya di Dalam Tahanan

Jumat, 17 September 2021 | 21:30 WIB

Kapal Pengayoman IV Tenggelam, 2 Orang Meninggal Dunia

Jumat, 17 September 2021 | 16:21 WIB
X