KPI Perbolehkan Saipul Jamil Tampil di TV, Ferdinand Hutahaean: Blunder dan Terkesan Bodoh

- Jumat, 10 September 2021 | 18:22 WIB
Ilustrasi predator. (Pixabay/Clker-Free-Vector-Images)
Ilustrasi predator. (Pixabay/Clker-Free-Vector-Images)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Saat banyak kalangan mengecam hadirnya Saipul Jamil di televisi, Ketua Komisi Penyiaraan Indonesia (KPI), Agung Suprio malah memperbolehkan Saipul Jamil untuk tayang di layar hiburan Indonesia.

Agung Suprio mengatakan, Saipul Jamil boleh muncul di TV asal saat program tersebut memuat edukasi seputar bahaya predator seksual.

"Kami buat surat, kami mengecam glorifikasinya, enggak boleh. Yang kedua, dia bisa tampil untuk kepentingan edukasi, misal dia hadir sebagai bahaya predator," katanya saat menjadi bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier pada Kamis (9/9/2021).

Baca Juga: Ini Kronologis Penemuan Kepala di Batang Gansal, Tersangka Sempat Menuduh Orang Lain

Hal ini tentu saja membingungkan, bagaimana nalar dan cacat logika Ketua KPI. Tentu jadi tanya besar seorang predator seksual mengedukasi perihal kekerasan dan pelecehan seksual.

Seperti yang disampaikan politisi, Ferdinand Hutahaean justru menilai pernyataan ketua KPI tersebut terkesan bodoh.

"Pernyataan seperti ini adalah blunder dan terkesan bodoh. Mana mungkin iblis disuruh menjadi malaikat? Tapi kalau diminta pura2 malaikat tentu iblis mau," tutur dia.

Padahal, jika KPI mau mengedukasi masyarakat soal bahaya predator seksual, korban lah yang harusnya diundang, bukan pelaku.

Baca Juga: Info Terkini Kasus Covid-19 Indonesia per Jumat 10 September 2021

"Kalau mau menceritakan atau edukasi bahaya predator, korbanlah yg harus dmunculkan bukan pelaku. Ini sesat nalar KPI nya!!" katanya dikutip dari akun Twitter-nya pada Jumat (10/9/2021).

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Bertambah 404 Orang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:21 WIB

Erick THohir Minta Semua Fasilitas Umum di BUMN Gratis

Jumat, 26 November 2021 | 16:38 WIB

Larangan Masuk Terhadap WNI ke Arab Saudi Dihapus

Jumat, 26 November 2021 | 15:32 WIB
X