Koalisi NGO, Koral Kecam Pemerintah yang Pajakin Nelayan Kecil, Bukan Malah Sejahterakan dan Lindungi

- Kamis, 9 September 2021 | 19:58 WIB
Sejumlah nelayan lokal menarik jaring ikan yang mereka tebar di laut lepas. (Pikiran Rakyat)
Sejumlah nelayan lokal menarik jaring ikan yang mereka tebar di laut lepas. (Pikiran Rakyat)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Menanggapi Pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak, Koalisi NGO untuk Perikanan dan Kelautan (Koral) tegas mengatakan Indonesia memiliki masalah kelautan yang komplit.

Walhi pun menyarankan pemerintah untuk lebih fokus melindungi usaha perikanan kecil dan nelayan tradisional dibandingkan menarik pajak.

Koordinator Kampanye Koral, Edo Rakhman mengatakan masalah kelautan di Indonesia saja belum terpecahkan.

Pasalnya, menurut Koral pemberlakuan pajak baru terhadap usaha perikanan praproduksi, penarikan pascaproduksi dan sistem kontrak bisa jadi akan menambah masalah jika tidak diterapkan dengan hati-hati.

“Ini (pemberlakuan aturan pajak baru-red) akan menjadi masalah baru jika penerapannya tidak berazaskan keadilan. Pemerintah harus hati-hati dalam membuat aturan, jangan membuat aturan yang bisa menimbulkan gesekan, atau bahkan penderitaan bagi usaha kecil dan nelayan tradisional,” terang Edo Rakhman.

Baca Juga: Penetapan Aturan Baru Pajak Perikanan Bisa Cekik Nelayan Kecil

Edo mempertanyakan proses terbitnya aturan baru tersebut, apakah sudah didiskusikan dengan nelayan, dan pelaku prapoduksi atau belum.

“Kalau kemudian ujung-ujungnya menyusahkan nelayan kecil, jelas tidak layak diterapkan pemerintah. Duduk bersama dulu sebelum menerapkan aturan, jangan tiba-tiba diterapkan. Usaha kecil berteriak, nelayan menjerit, pemerintah tentu tidak mau juga begini,” tutur Edo yang berkegiatan di Walhi itu.

Menurut Edo aturan itu membabat rata antara usaha perikanan besar dengan yang kecil, dan bisa mengakibatkan mempersulit kehidupan pelaku, terutama nelayan kecil.

“Bukan menyejahterakan sesuai dengan harapan, malah membuat pelaku usaha perikanan kecil dan nelayan lokal kian sulit,” ucap Edo.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: haluanpadang.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dubes Ukraina Ingatkan Ri Tipu Muslihat Putin

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:12 WIB

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB
X