Tuai Kritik soal Tayangan Pernikahan Artis, Ketua KPI Buka Suara dan Beralasan Utamakan HAM

- Kamis, 9 September 2021 | 15:19 WIB
Pernikahan pasangan selebritas yang ditayangkan di televisi sempat menuai beragam respons dari sejumlah kalangan. (Instagram.com/@attahalilintar dan @rizkybillar)
Pernikahan pasangan selebritas yang ditayangkan di televisi sempat menuai beragam respons dari sejumlah kalangan. (Instagram.com/@attahalilintar dan @rizkybillar)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Banyaknya tayangan pernikahan di stasiun televisi dengan frekuensi publik membuat masyarakat berkomentar. Tak sedikit masyarakat yang jengkel dengan penyalahgunaan frekuensi publik tersebut.

Banyaknya komentar membuat Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio buka suara terkait diizinkannya tayangan pernikahan artis di televisi Indonesia.

Padahal sebelumnya KPI sempat memberikan teguran kepada pihak stasiun televisi yang menayangkan acara pernikahan maupun lamaran artis.

Akan tetapi, pernikahan beberapa artis baru-baru ini diperbolehkan lagi disiarkan di berbagai stasiun televisi swasta.

Hal itu disampaikan Agung dalam Podcast Deddy Corbuzier yang disiarkan di Youtube pada Kamis (9/9/2021).

Baca Juga: Dianggap Tak Layak bagi Penumpang, Komisi 2 DPRD Meranti Tinjau Pelabuhan Satpolair

Menurut Agung, tren penyiaran di Indonesia ke depannya akan mengarah kepada liberalisme dengan semakin menguatnya hak-hak asasi manusia (HAM).

Nantinya, orang-orang yang tampil ditelevisi diperbolehkan untuk mengenakan atau melakukan apa saja, karena itu merupakan bagian dari HAM.

"Tren penyiaran Indonesia yang gue lihat ya, bahwa ke depan itu adalah arah ‘liberal’ penyiaran, di mana menguatnya hak-hak asasi manusia. Orang boleh dong pakai apa saja, orang boleh berperilaku apa saja, itu HAM, penyiaran akan ke situ," tutur Agung.

Oleh karena itu, dia menyesuaikan arah liberalisme televisi di Indonesia, dengan menyelipkan unsur budaya pada tayangannya.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Youtube Deddy Corbuzier

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RI Ambil Alih Kendali Udara di Natuna dari Singapura

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:34 WIB

PDIP Jawa Barat Rekomendasikan Arteria Dahlan Dipecat

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:49 WIB
X