KPI Ungkap Alasan Panggil Korban Pelecehan Seksual MS dengan Syarat Tanpa Pengacara

- Selasa, 7 September 2021 | 19:28 WIB
Pernyataan KPI Pusat terkait dugaan kasus pelecehan dan perundungan terhadap anggotanya. (Twitter/@KPI_Pusat)
Pernyataan KPI Pusat terkait dugaan kasus pelecehan dan perundungan terhadap anggotanya. (Twitter/@KPI_Pusat)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - KPI memanggil secara internal pegawainya MS yang merupakan korban pelecehan seksual oleh rekan sekantornya pada Senin (6/9/2021). Sayangnya, pemanggilan internal terhadap korban itu dengan syarat tidak boleh membawa pengacara MS.

KPI beralasan meminta MS datang tanpa pengacara karena tak ingin ada kesan bahwasanya MS memiliki masalah khusus dengan KPI.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membenarkan adanya pemanggilan internal kepada pegawainya berinisial MS, yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh rekan kerjanya di kantor, pada Senin (6/9/2021) kemarin.

"Kalau dia datang bawa ini pengacara, kesannya kayak saya dengan dia itu ada masalah. Itu pertimbangannya," kata Sekretaris KPI, Umri dilansir dari Kompas.com, Senin (6/9/2021).

"Jangan sampai kesannya, loh bawa-bawa ini berarti dia bikin ini dong konfrontasi dengan KPI. Padahal nggak ada kan. Kesannya gitu," tambahnya.

Baca Juga: Penyanyi Senior Koes Hendratmo Meninggal Dunia

Umri menuturkan tujuan pemeriksaan internal itu guna mendengar kesaksian MS sebagai pegawai KPI terkait kejadian pelecehan dan perundungan yang dialaminya selama ini. Karena sepengetahuan Umri, MS belum pernah memberikan aduan langsung terkait pelecehan seksual dan perundungan yang dialaminya kepada dirinya.

"Kedua, spirit kami dalam memanggil itu untuk konfirmasi karena sampai saat ini dia sebagai pegawai itu belum ada melapor kepada ‘Pak saya begini-begini’ kepada saya," akunya.

Selain itu, ia menambahkan, tidak ada maksud KPI untuk mengintervensi apa pun terkait kasus MS. Umri mengaku tujuan dari pertemuan internal tersebut juga ingin memberikan support kepada MS selama menjalani mekanisme proses hukum saat ini.

"Mereka ini kan kasusnya sudah masuk di kepolisian kan, enggak ada lagi kami mengintervensi, enggak ada, apa yang mau kami intervensi, toh sudah ini kan," kata dia.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick THohir Minta Semua Fasilitas Umum di BUMN Gratis

Jumat, 26 November 2021 | 16:38 WIB

Larangan Masuk Terhadap WNI ke Arab Saudi Dihapus

Jumat, 26 November 2021 | 15:32 WIB
X