Saipul Jamil Muncul di TV, KPAI Himbau Jangan Ditonton karena akan Psikologis Korban Terpukul

- Senin, 6 September 2021 | 08:18 WIB
Seruanu untuk memboikot Saipul Jamil di televisi dan youtube terus gencar digaungkan (change.org)
Seruanu untuk memboikot Saipul Jamil di televisi dan youtube terus gencar digaungkan (change.org)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan keluarnya Saipul Jamil dari Lapas Kelas I Cipinang disambut bak pahlawan, dijemput dengan mobil mewah dan mendaapatkan liputan eklusif dari media, khususnya media televisi.

Menurut Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti, apa yang dilakukan tersebut bisa merusak psikologis anak yang menjadi korban pedhopilia yang dilakukan Saipul Jamil. Anak tersebut bisa kembali terpukul ketika melihat tayangan tersebut.

Retno Listyarti bahkan menghimbau kepada masyarakat agaar segera mengganti channel televisi (tv) jika melihat ada tayangan Saipul Jamil karena bisa meniblkan efek buruk kepada masyarakat apalagi anak, terlebih yang menjadi korban.

"Kita enggak usah nonton. Ketika dia (Saipul Jamil) misalnya muncul di televisi, Youtube, langsung saja ganti channel. Dengan demikian, maka dia enggak laku di dunia hiburan," kata Retno saat dihubungi, Minggu (5/9/2021).

Namun ditegaskan Retno bahwa upaya ini bukanlah untuk menghalangi mantan suami Dewi Persik ini untuk mencari nafkah.

Baca juga: https://riau.harianhaluan.com/nasional/pr-111110392/seruan-boikot-saipul-jamil-jamil-di-televisi-petisinya-sudah-ditandatangani-300-ribu-orang-mau-ikut

"Dia sudah dihukum dan sudah bebas. tentu dia berhak mencari nafkah, termasuk di dunia hiburan. Namun petisi ini mengingatkan kita semua untuk tidak menoleransi dan tak memberikan ruang pada orang yang sudah melakukan pencabulan terhadap anak," paparnya.

Retno menyebut korban Saipul Jamil dan korban-korban kekerasan seksual lainnya menjadi makin takut terbuka atau bicara atas apa yang dialaminya.

"Psikologis korban menjadi terpukul kembali dan bisa jadi sulit pulih ketika pelaku malah disambut seperti pahlawan. Kita harus berpihak pada korban kekerasan seksual dan membantunya untuk pulih," ujar dia lagi.

Retno berharap agar para orang tua dapat memberikan penjelasan secara jelas dan benar terhadap kasus ini dan dapat menyaring informasi yang didapat oleh anak anak, terutama dalam kasus saipul Jamil.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Sebanyak 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV-AIDS

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:02 WIB
X