Data e-HAC Masyarakat Diduga Bocor, Kemenkes:Tidak Bocor dan dalam Perlindungan

- Kamis, 2 September 2021 | 11:52 WIB
Ilustrasi. (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi. (Pixabay/mohamed_hassan)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Setelah tim peneliti VPNMentor Noam Rotem dan Ran Local menyatakan lebih dari 1,3 juta data pribadi pengguna e-HAC terekspos melalui server. Hal itu menurut VPNMentor karena e-HAC tak memiliki privasi maupun keamanan data yang mumpuni.

VPN Mentor melaporkan bahwa tidak hanya data pengguna e-HAC yang bocor, tetapi seluruh infrastruktur yang berkenaan dengan e-HAC.

Menanggapi laporan tersebut, Kemenkes melalui Kepala Pusat Data dan Informasi, Anas Ma'ruf menyangkal dan menyatakan bahwa 1,3 juta data pengguna e-HAC tersebut tidaklah bocor.

“Kementerian Kesehatan memastikan bahwa data masyarakat yang ada dalam sistem e-HAC tidak bocor dan dalam perlindungan. Data masyarakat yang ada di dalam e-HAC tidak mengalir ke platform mitra,” tuturnya, Rabu (1/9/2021)

Sedangkan untuk data masyarakat yang ada pada platform mitra, Anas Ma’ruf menegaskan bahwa itu menjadi tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik tersebut.

Hal itu sesuai dengan amanah UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Direktur Proteksi Ekonomi Digital Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN), Anton Setiawan. Anton menegaskan bahwa 1,3 juta data yang dilaporkan oleh VPNMentor tersebut tidaklah bocor.

“1,3 juta (data) itu tidak bocor ya, itu hanya Proof on Concept bahwa di VPNMentor menemukan celah yang orang bisa mengambil data tersebut, dan itu sudah diverifikasi oleh BSSN,” kata Anton Setiawan.

Dia menjelaskan bahwa hasil penelitian VPNMentor mengingatkan bahwa celah tersebut berpotensi bocor jika tidak diatasi.

“Kalau tidak ditutup, maka celah tersebut akan bisa digunakan. Makanya kemudian kami akan melakukan tindakan untuk memverifikasi kembali,” ujar Anton Setiawan.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Dubes Ukraina Ingatkan Ri Tipu Muslihat Putin

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:12 WIB

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB
X