Menteri LHK Tanam Pohon di Inhu, Dukung Pemberdayaan Suku Talang Mamak dan Melayu Tua

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:22 WIB
 (Eka/HRC)
(Eka/HRC)

HALUANRIAU.CO, LINGKUNGAN - Menindaklanjuti laporan terkait kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya melaksanakan kunjungan kerja ke Rengat, Indragiri Hulu, Riau, Sabtu (12/8/2022).

Dalam kegiatan ini ikut mendampingi Gubernur Riau, Dirjen PDASHL, TAM, Direktur PKPS, Direktur PPH Gakkum, dan jajaran KLHK lainnya. Selain melakukan peninjauan kondisi DAS Indragiri, bersama ratusan kalangan pelajar, Pramuka dan masyarakat dilakukan kegiatan penanaman bersama di sempadan sungai Indragiri, Desa Kampung Pulau.

Keseluruhan ada 1.000 batang bibit, yang ditanam serentak sebanyak 200 batang dan yang ditanam oleh masyarakat di lingkungan sekitar sebanyak 800 batang. Jenis bibit terdiri dari Sentul, Gaharu, Ketapang, Matoa, Bambu, Pulasan (rambutan hutan), Trembesi, Pete, Jengkol, dan Pinang.

"DAS Indragiri merupakan salah satu prioritas Nasional. Saya datang untuk menindaklanjuti laporan Bupati, dan dari yang kita lihat hari ini butuh pekerjaan kolaborasi lintas kementerian. Saya akan koordinasikan juga dengan Kementerian PUPR, ini akan jadi tugas kita bersama nantinya," kata Menteri Siti.

Sungai Indragiri merupakan sungai utama dari DAS Indragiri yang merupakan DAS prioritas Nasional, dengan luas 2,3 juta Ha, panjang sekitar 500 km, sementara panjang sungai Indragiri di Inhu sekitar 189 KM.

Baca Juga: Ketua DPD Partai Demokrat Agung Nugroho Roadshow di Pelalawan Menuju Pemilu 2024

DAS Indragiri merupakan DAS Lintas Provinsi, dimana bagian Hulu DAS berada di Provinsi Sumatera Barat (Kab. 50 Kota, Kab. Tanah Datar, Kab. Solok dan Kab. Sijunjung, Kab. Payakumbuh, Kab. 50 Kota) dan Provinsi Riau (Kuansing, Indragiri Hulu dan Indragiri HIlir).

"Saya sangat menyambut baik kegiatan penanaman hari ini bersama pelajar, Pramuka, kelompok tani, NGO, dan masyarakat. Kita harus terus budayakan kegiatan penanaman karena ini juga menjadi arahan dari Bapak Presiden, dimana pembangunan juga harus diiringi dengan perbaikan lingkungan," kata Menteri Siti.

DAS Indragiri memiliki tingkat erosi atau sedimentasi yang tinggi, dan longsoran tebing sungai. Untuk itu KLHK telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) kurun waktu 2019-2022 di DAS Indragiri seluas 27.550 Ha; bangunan konsentrasi DAM Penahan dan Gully Plug 480 Unit; KBR 1.250 HA; KBD 1.500 Ha (di Kab Inhu seluas 350 ha), dan bibit produktif 172.933 batang (di Inhu sebanyak 28.900 batang). Kegiatan RHL di Inhu terus berlanjut di tahun 2022, diantaranya melalui KBD sebanyak dua unit atau 80 ha dan bibit produktif sebanyak 5.900 batang.

"Kami sangat berterimakasih atas kedatangan dan perhatian Ibu Menteri LHK. Hari ini masyarakat antusias menyambut dan semangat ikut menanam. Semoga ini menjadi langkah baik untuk terus membangun Inhu ke depan," kata Bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lima Kementerian Kolaborasi Mencapai Target NDC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:53 WIB

Rakorsus Untuk Serius Tangani Karhutla

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:36 WIB
X