Pengelolaan Sampah di Pasar Tangor Tenayan Raya Dipertanyakan

- Rabu, 3 Februari 2021 | 10:55 WIB
Tumpukan Sampah menjadi pemandangan Setiap hari di Pasar Tangor.
Tumpukan Sampah menjadi pemandangan Setiap hari di Pasar Tangor.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Sampah menjadi salah satu dilema di Kota Pekanbaru saat ini, salah satunya pengelolaan sampah di pasar Tangor yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Pasar tersebut merupakan pasar tradisional yang dikelola oleh pihak swasta, dan pasar tersebut terdapat ratusan kios dan lapak tempat pedagang menjajahkan jualannya.

Dengan tingginya volume aktifitas jual beli di Pasar Tangor, secara otomatis sampah yang merupakan limbah dari kegiatan Pasar tersebut akan semakin banyak pula setiap harinya.

Pantauan haluanriau.co, sampah menumpuk di salah satu sudut Pasar Tangor yang berada di tepi jalan Lintas Timur yang terletak di pintu masuk Kota Pekanbaru itu, Selasa ( 2/21 ) petang.

Menurut informasi awak media di lapangan, para pedagang di Pasar Tangor tersebut sudah membayar retribusi kepada pengelola pasar sebesar Rp 3.000 per harinya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ujang yang merupakan ketua pengelola pasar Tangor Kecamatan Tenayan Raya via telepon kepada awak media Selasa (2/21) siang.

Ujang menjelaskan, bahwa sampah yang menumpuk di Pasar Tangor itu setiap harinya bukan sampah pasar saja, namun ada juga warga yang membuang sampah dilokasi pasar.

"Untuk pengelolaan dana retribusi dari pedagang, itu kita setor setiap bulannya ke Dinas Lingkungan Hidup (DLHK), dan uang retribusi dari pedagang tersebut tidak mencukupi, tambahnya.

Saat awak media mempertanyakan bukti setoran pembayaran ke Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Pekanbaru, Ujang berdalih bahwa dirinya sedang berada di Kota Pangkalan Kerinci Pelalawan.

Terpisah Camat Tenayan Raya Indah Vidia Astuty S.Stp membenarkan, bahwa pasar Tangor tersebut pasar Tradisional , yang dikelola oleh pihak swasta yang di ketuai oleh Saudara Ujang.

"Dulu pernah kita menawarkan kerjasama dengan pihak kecamatan terkait pengelolaan sampah di Pasar Tangor itu, namun tidak terealisasi, ujarnya.

Hingga saat ini sampah yang berada di Pasar Tangor tersebut ditangani oleh pihak pengelolah Pasar, dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Pekanbaru, karena menurut pengakuan pengelola Pasar Tangor tersebut, mereka telah membayar setiap bulannya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Pekanbaru.

Salah seorang pedagang di Pasar Tangor yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan bertumpuknya sampah setiap hari di Pasar itu.

“Ya beginilah Kondisi di Pasar Tangor ini Pak, sampah tidak dikelolah dengan baik, bau busuk dan pemandangan yang kumuh kami rasakan setiap hari, katanya.

"Pihak Kepolisian dan TNI ada beberapa kali turun kemari untuk membersihkan sampah yang sudah menumpuk di Pasar ini , tutupnya sambil berlalu.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Seekor Tapir Masuk Kolam Warga

Selasa, 20 April 2021 | 16:53 WIB

Jangan Biarkan Karhutla Datang Tahun Ini

Kamis, 24 September 2020 | 22:17 WIB
X