Askeb PT Teso Indah Divonis 16 Bulan Penjara dalam Kasus Karhutla di Inhu

- Selasa, 7 Juli 2020 | 15:21 WIB
IMG-20200707-WA0057
IMG-20200707-WA0057

HALUANRIAU.CO, RENGAT - Sutrisno dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) PT Tesso Indah (TI), dan dihukum 16 bulan penjara. Vonis tersebut lebih ringan 8 bulan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Iya. Sudah putus. Terdakwa dijatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan 4 bulan. Yang bersangkutan juga diwajibkan membayar denda Sebesar Rp1 miliar subsider 2 bulan kurungan," ujar Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Indragiri Hulu (Inhu) Bambang Dwi Saputra, Selasa (7/7).

Dikatakan Bambang, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IIB Rengat, sepakat dengan Jaksa terkait penerapan pasal yang disematkan atas perbuatan tersangka perorangan dari PT TI tersebut. Yakni, Pasal 99 ayat (1) Jo Pasal 116 ayat (1) huruf (b) Undang-undang (UU) Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Hanya saja, putusannya lebih rendah dari tuntutan kita (JPU,red). Sebelumnya, Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan," kata Bambang.

"Atas vonis hakim itu, kita masih pikir-pikir, apakah menerima atau menolaknya," sambung dia menutup.

Diketahui, sebelumnya penyidik Polda Riau menjerat Asisten Kebun (Askeb) PT TI, Sutrisno sebagai tersangka perorangan. Kemudian Polisi juga menetapkan tersangka korporasi di PT TI yang diwakilkan kepada Direktur Operasional yakni Halim Kusuma.

Penetapan tersangka dan adanya korporasi, setelah ditemukan adanya areal PT TI yang terbakar seluas 69 hektar. Areal yang terbakar tersebut berada dalam areal PT TI dan telah diakui oleh kedua tersangka saat itu.

Penulis : Dodi Ferdian

Editor: Dodi Ferdian

Terkini

Seekor Tapir Masuk Kolam Warga

Selasa, 20 April 2021 | 16:53 WIB

Jangan Biarkan Karhutla Datang Tahun Ini

Kamis, 24 September 2020 | 22:17 WIB
X