Sudah Tiga Kali PT CRS tak Hadiri Rapat dengan Pemkab Kuansing

- Kamis, 15 Juli 2021 | 17:02 WIB
Management PT. CRS saat menghadiri undangan Pemda Kuansing
Management PT. CRS saat menghadiri undangan Pemda Kuansing

HALUANRIAU.CO,KUANTAN SINGINGI- Manejemen PT.Citra Riau Sarana (CRS) akhirnya menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memberikan keterangan terkait legalitas operasional perusahaan kepada Pemerintah Daerah setempat.

Acara berlangsung di Ruang Multi Media Kantor Bupati Kuantan Singingi, Kamis (15/7).

Namun, sangat disayangkan oleh Wakil Bupati Drs H Suhardiman Amby Ak MM, Direktur PT CRS tidak bisa hadir, karena menemani keluarganya yang sedang berobat dan hanya mengutus tujuh orang perwakilan untuk hadir dalam panggilan Pemda tersebut.

Wakil Bupati Kuansing Suhardiman Amby mengatakan, rapat ini merupakan yang ketiga kalinya, selama ini pihak perusahaan tidak pernah hadir diundang.

"Terima kasih atas kehadirannya, berharap manajemen PT CRS memberikan keterangan selengkapnya," katanya.

Sebelum acara dimulai, Suhardiman Amby langsung meminta pihak manajemen perusahaan untuk menyerahkan kelengkapan legalitas kepada Pemerintah Daerah Kuansing.

Permintaan itu, dipenuhi dan diserahkan langsung oleh pihak perusahaan. Yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Suhardiman Amby.

Adapun dalam berkas tersebut berupa izin IMB, PKS, HGU, Namun sangat disayangkan Analisa Menganai Dampak Lingkungan (Amdal) perusahaan tidak dibawa oleh PT CRS.

Menurut Wakil Bupati Suhardiman, luas perkebunan sawit perusahaan melebih HGU yang ada.

Pihak perusahaan yang diwakili oleh Humas PT CRS, Erwin mengatakan, awalnya areal perusahaan adalah HPL transmigrasi tahun 1981, izin dari Mentri Dalam Negeri (Mendagri) seluas 12.000 hektar, totalnya menjadi 22.439,5 hektar tahun 1981, dengan rincian mendapatkan izin perinsip seluas 7.500 hektar izin perinsip, dan pola kemitraan seluas 15.000 hektar.

Lalu, izin lokasi seluas, 7.500 hektar, dan tahun 1999 Mentri Transmigrasi memberikan izin tambahan seluas 24.000 lebih.

"Untuk saat ini, Jadi ada lahan inti dan lahan pola KKPA, HGU 2.291 hektar, KKP 10.000 hektar," sebutnya.

Menurutnya, pabrik membutuhkan TBS, untuk memenuhi kebutuhan PKS CITRA 1, dengan kapasitas 60 ton perjam diambil berasal dari kebun plasma, PKS CITRA 2, dengan kapasitas 45 ton perjam dan PKS CITRA 3 dengan kapasitas 30 ton perjam

"Hanya itu yang dapat kami sampaikan," ujarnya.

Rapat juga dihadiri oleh Instansi terkait yakni, Satpol PP, Dinas Pertanian, Bapenda, Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup.

Acara dijadwalkan pukul 10.00 WIB, molor menjadi pukul 11.00 WIB, semua berjalan lancar dan acara akan dilanjutkan pada kesempatan berikutnya.

Reporter: Yendri Saputra

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Muara Lembu Sembelih 80 Hewan Kurban

Selasa, 20 Juli 2021 | 11:36 WIB

Andi Putra: Jaga Protokol Kesehatan Setiap Saat

Selasa, 20 Juli 2021 | 09:46 WIB

ASN Kuansing Siap Siap, Bakal Ada Mutasi

Senin, 19 Juli 2021 | 20:36 WIB

Polres Kuansing Sebar Ratusan Kotak Sembako

Jumat, 16 Juli 2021 | 19:11 WIB
X