Azhar: Luar Biasa, Permintaan Kain Batik Meningkat 300 Persen

- Minggu, 11 Juli 2021 | 01:51 WIB
IMG-20210711-WA0004
IMG-20210711-WA0004

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI-Semenjak disampaikannya wacana oleh Bupati Kuantan Singingi Andi Putra SH MH akan diberlakukan kepada ASN untuk memakai baju Batik Kuantan Singingi pada hari yang diwajibkan memakai baju batik yang akan diatur nanti dalam peraturan bupati (Perbup) membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan permintaan masyarakat kepada sentra-sentra kelompok batik Kuantan Singingi.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuantan Singingi Drs Azhar MM Sabtu (10/7) saat meninjau kelompok Batik Jalur Batik Nagori yang berlokasi di Jl.Utama Desa Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar.

"Luar biasa peningkatan permintaan konsumen terhadap kain batik khas Kuantan Singingi yang di produksi oleh kelompok kelompok batik kita" ujar Azhar.

Terjadi peningkatan permintaan yang sangat signifikan terhadap produksi batik Kuansing itu tidak tanggung tanggung mencapai 300
persen peningkatan permintaan dari biasanya, tentu ini akan berdampak juga kepada peningkatan ekonomi masyarakat terutama para pembatik.ujar Azhar

Sementara itu ketua kelompok Batik Jalur Batik Nagori Surma Yanti yang akrab disapa Sura itu membenarkan terjadinya peningkatan permintaan yang luar biasa terhadap produksi batik, saat ini sudah ada lebih kurang 1000 lembar yang indent permintaan konsumen untuk kita produksi kata sura kepada Haluanriau.co

" Saat ini kita baru memiliki tenaga pembatik di Kelompok Batik Jalur Batik Nagori sebanyak 23 orang, dan kita masih membutuhkan tambahan tenaga pembatik lagi sebanyak 20 orang".Ujar Surabaya

Lebih lanjut sura mengatakan " untuk itu kami berharap kepada remaja maupun ibuk ibuk untuk bergabung dengan kelompok batik, baik yg sudah memiliki sertifikat keahlian membatik maupun yg belum memiliki sertifikat, untuk yang belum bisa membatik nanti akan kita ajarkan," Terang Sura.

Untuk mengantisipasi kekurangan tenaga pembatik, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian telah berkirim surat ke Balai Diklat Industri Padang agar ditahun 2022 Kabupaten Kuantan Singingi diberikan kesempatan lagi mengikuti pelatihan membatik sebanyak 4 angkatan atau sebanyak 240 orang.

"Kita akan tumbuhkan kelompok batik ini di setiap kecamatan, jika ini bisa terkabulkan " ujar Azhar mengakhiri.

Reporter: Yendri Saputra

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Muara Lembu Sembelih 80 Hewan Kurban

Selasa, 20 Juli 2021 | 11:36 WIB

Andi Putra: Jaga Protokol Kesehatan Setiap Saat

Selasa, 20 Juli 2021 | 09:46 WIB

ASN Kuansing Siap Siap, Bakal Ada Mutasi

Senin, 19 Juli 2021 | 20:36 WIB

Polres Kuansing Sebar Ratusan Kotak Sembako

Jumat, 16 Juli 2021 | 19:11 WIB
X