Potensi Penyakit Jantung Koroner, Deteksi Dini

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:56 WIB
Ilustrasi Saki tJantung
Ilustrasi Saki tJantung


Jantung berdebar kencang diikuti keringat dingin yang mengucur deras.
Sering sesak napas, mudah lelah, dan sering pingsan. Salah satu gejala penyakit jantung adalah sesak napas


Pemeriksaan Penyakit Jantung Koroner
Cara mendeteksi ada tidaknya gangguan pada jantung sebagai langkah awal pencegahan, Anda bisa melakukan pemeriksaan EKG (elektrokardiogram) di laboratorium terdekat. Lebih baik lagi, pemeriksaan setelah Anda berkonsultasi dengan dengan dokter supaya tahu apa saja yang harus diperiksa.

Hal terpenting adalah mengantisipasi penyebab serangan jantung yang biasanya diakibatkan adanya aritmia. Serangan jantung jenis ini seringkali berujung pada kematian mendadak.

Siapa saja yang berisiko mengalami penyakit jantung koroner? Memang pada awalnya penyakit ini banyak diderita orang yang berusia di atas 40 tahun, namun beberapa tahun belakangan sudah banyak kejadian seseorang yang usianya masih 20-an tahun juga bisa menderita sakit jantung.

Penderita hipertensi, hiperlipidemia, diabetes, obesitas, dan para perokok juga perlu melakukan pemeriksaan dini berkaitan dengan kesehatan jantung di laboratorium klinis.

Selain itu, bagi Anda yang punya riwayat anggota keluarga punya penyakit jantung, alangkah baiknya waspada karena penyakit ini juga merupakan penyakit yang diturunkan secara genetis. Beberapa jenis pemeriksaan yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

Melakukan Treadmill
Pemeriksaan menggunakan treadmill berguna untuk mengidentifikasi dan mengetahui cara kerja jantung Anda saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu, bisa membantu dokter dan Anda terkait aliran darah di dalam jantung apakah lancar atau ada sumbatan.

lakukan rekam jantung EKG untuk deteksi dini penyakit jantung koroner
Rekam Jantung (EKG)
Perangkat pemeriksaan menggunakan ultrasonic, seperti EKG atau Ekokardiogram biasanya digunakan dalam pemeriksaan penyakit jantung koroner. Anda bisa mendapatkan pemeriksaan ini di rumah sakit dan di bawah pengawasan dokter.

CT Coronary Angiography
Dengan melakukan CT angiografi koroner, dokter akan lebih mudah mendiagnosa penyakit dan tingkat kerusakan pembuluh darah. Pemeriksaan ini menggunakan sinar-X dan dilakukan khusus untuk penyakit jantung koroner karena memfokuskan pemeriksaan pada arteri pasien.

Agar terhindar dari penyakit jantung koroner dan mengalami serangan jantung secara mendadak, Anda perlu mengurangi faktor-faktor yang memicu penyakit jantung, seperti memulai pola hidup sehat dan pola makan sehat yang kaya akan nutrisi, vitamin dan mineral, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, mengurangi konsumsi makanan berlemak dan yang memiliki kadar kalori dan kolesterol tinggi, tidak merokok, dan sebagainya.

Halaman:

Editor: Ayu Wiharyati

Sumber: doktersehat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Potensi Penyakit Jantung Koroner, Deteksi Dini

Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:56 WIB

Kenali 5 Cara Mengatasi Gejala Anak Kurang Gizi

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:35 WIB

3 Khasiat Salad Buah untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jumat, 22 Juli 2022 | 23:15 WIB
X