Mengenal Lebih Dekat Wabah Cacar Monyet, Penyakit Asal Afrika Hingga Cara Mencegahnya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 15:32 WIB
Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Inilah penyebab cacar monyet berpindah dari hewan ke manusia.  (Unsplash)
Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Inilah penyebab cacar monyet berpindah dari hewan ke manusia. (Unsplash)

HALUANRIAU.CO, KESEHATAN - World Health Organization (WHO) telah menetapkan monkeypox atau cacar monyet sebagai salah satu darurat kesehatan berskala internasional yang harus diwaspadai. Kasus cacar monyet tahun 2022 pertama kali ditemukan pada 06 Mei di Inggris.

Belum lama ini, kasus monkeypox juga ditemukan di Jawa Tengah dimana seorang warga diduga terkena cacar monyet. Berkaitan dengan hal tersebut, Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, mengatakan bahwa seorang pasien suspek cacar monyet menunjukkan hasil negatif.

"Kemarin terindikasi satu (suspek cacar monyet). Tadi hasil PCR-nya negatif," ungkapnya dikutip dari suara pada, Kamis 04 Agustus 22.

Ganjar juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap cacar monyet. Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah tetap menjaga pola hidup sehat. Ia juga mengimbau setiap orang yang memiliki gejala mirip cacar monyet harus segera memeriksakan dirinya sebagai langkah antisipasi.

Dikutip dari Kumparan, cacar monyet adalah salah satu wabah yang berasal dari Afrika. Cacar monyet disebabkan oleh virus yang berasal dari genus Orthopoxvirus dalam keluarga poxviridae. Penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia. Hewan yang bisa jadi inang atau pembawa virus cacar monyet di antaranya tupai, tikus dan primata sejenis monyet.

Penularan penyakit ini dapat terjadi apabila digigit oleh hewan yang terinfeksi virus cacar monyet, bersentuhan langsung dengan cairan yang dikeluarkan oleh hewan yang terkena cacar monyet, seperti nanah, darah dan lain-lain, menyentuh luka yang dimiliki hewan dengan penyakit cacar monyet, memakan daging hewan yang terinfeksi cacar monyet, menggunakan produk dari hewan yang terpapar cacar monyet.

Baca Juga: Kaya Manfaat! 10 Khasiat Buah Sukun , Salah Satunya Baik Untuk Pertumbuhan Otak Anak

Sedangkan untuk penularan antar manusia dapat terjadi apabila:

  1. Terpapar cairan, seperti droplet bersin dan batuk dari orang yang terpapar cacar monyet;
  2. Menyentuh dan menggunakan barang-barang pribadi milik penderita cacar monyet, seperti handuk, sikat gigi, pakaian, tempat tidur dan lain-lain;
  3. Menyentuh bagian kulit dari penderita cacar monyet yang luka dan melepuh.

Gejala yang dialami memiliki kemiripan dengan penyakit cacar air.  Dilansir dari laman resmi WHO, ada beberapa gejala yang dialami antara lain demam, sakit kepala, sakit punggung, mudah lelah karena tidak berenergi, nyeri pada bagaian tubuh tertentu, terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Gejala tersebut muncul dua minggu setelah infeksi terjadi, setelah itu akan muncul gejala baru berupa ruam pada wajah, mulut, telapak kaki dan tangan serta beberapa bagian tubuh lainnya. Selain itu, muncul juga luka atau lesi pada permukaan kulit dalam jumlah yang banyak.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Kumparan.com, Kompas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Hewan Peliharaan Ini Dipercaya Ampuh Atasi Stres

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:44 WIB

Potensi Penyakit Jantung Koroner, Deteksi Dini

Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:56 WIB

Kenali 5 Cara Mengatasi Gejala Anak Kurang Gizi

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:35 WIB

3 Khasiat Salad Buah untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jumat, 22 Juli 2022 | 23:15 WIB
X