Susah Tidur di Malam Hari? Berikut 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:56 WIB
Ilustrasi susah tidur (istockphoto via suara.com)
Ilustrasi susah tidur (istockphoto via suara.com)

HALUANRIAU.CO, KESEHATAN - Susah tidur merupakan suatu kondisi gangguan yang dialami seseorang saat akan mau beristirahat di malam hari. Dilansir dari healthline, hal tersebut ditandai dengan sulit untuk memulai tidur, terbangun berulang kali saat sedang tidur atau tidak dapat tidur kembali setelah terbangun dari tidurnya.

Kondisi ini jika terus terjadi dapat menyebabkan masalah terhadap aktivitas sehari-hari dan bahkan dapat mendatangkan berbagai penyakit.

Tidak jarang, agar dapat tidur nyenyak di malam hari, mengkonsumsi obat-obatan seperti pil tidur menjadi pilihan alternatif banyak orang. Hal ini justru dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, juga ketergantungan akibat kecanduan dari mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

Sebenarnya, kunci untuk dapat mengatasi gangguan susah tidur adalah dengan mengetahui penyebabnya. Pasalnya, penyebab susah tidur penting untuk diketahui agar tidak berlangsung berlarut-larut.

Baca Juga: Terjual 500 Juta Copy di Seluruh Dunia, Manga One Piece Kembali Pecahkan Rekor Gunness World Record!,

Dilansir dalam Alodokter, terdapat beberapa hal yang mungkin bisa menjadi penyebab dari susah tidur di malam hari sebagai berikut:

  1. Nyemil Menjelang Tidur

    Mengkonsumsi makanan dan minuman saat akan mau tidur, tanpa disadari justru menjadi salah satu penyebab susah tidur. Ini terjadi karena saat makan, hormon insulin yang ada di dalam tubuh akan dilepas, kemudian makanan yang masuk ke tubuh dikelolah menjadi energi.

    Proses makanan dikelolah menjadi energi ini, menyebabkan ritme sirkadian atau siklus tidur jadi terganggu dan membuat tubuh tetap terjaga di malam hari.

  2. Bermain Gadget Sebelum Tidur

    Maraknya penggunaan gadget, menyebabkan timbulnya fenomena ketergantungan akan benda tersebut di kalangan masyarakat. Keadaan yang memperlihatkan tidak bisa terlepas dari menggenggam Hp atau smarthphone, kini menjadi hal yang lumrah. Bahkan, di saat akan mendekati waktu tidur, kita masih sering bermain gadget dengan membuka Hp hanya untuk sekedar mencari hiburan. Padahal, ini dapat mempengaruhi pola tidur dan membuat susah tidur.

    Hal ini disebabkan karena berkurangnya produksi hormon melatonin yang berperan dalam mengatur siklus tidur akibat dari pancaran cahaya biru yang berasal dari layar gadget.

    Cahaya biru tersebut juga menyebabkan meningkatnya kewaspadaan otak dan dapat merangsang fungsi kognitif, sehingga tubuh menjadi terjaga dan susah untuk tidur.

  3. Konsumsi Minuman Berkafein

    Kopi dan teh yang merupakan minuman berkafein, apabila dikonsumsi setidaknya 6 jam sebelum tidur dapat menyebabkan susah untuk tidur. Ini terjadi karena kafein dalam kopi dan teh dapat menghambat proses kerja adenosin yang berfungsi sebagai senyawa aktif pemicu rasa kantuk.

  4. Stres

    Penyebab susah tidur lainnya adalah stres. Permasalahan yang sering dihadapi ini menjadi alasan banyak orang untuk susah tidur di malam hari. Stres dapat mengganggu durasi dan kualitas tidur seseorang karena mengakibatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh meningkat. Sehingga, tubuh menjadi tidak dapat rileks karena detak jantung meningkat dan tegangnya otot membuat tidur menjadi sulit.

  5. Kurang Paparan Sinar Matahari

    Kurangnya tubuh terpapar sinar matahari menjadi penyebab lain seseorang susah untuk dapat tidur di malam hari. Karena faktanya, sinar yang dipancarkan matahari pada pagi hari dapat memperbaiki siklus tidur dan akibatnya tubuh dapat terjaga sepanjang hari. Akhirnya, tubuh yang sudah terjaga sepanjang hari itu akan merasa ‘butuh tidur’ pada malam hari.

Selain beberapa penyebab yang sudah disebutkan di atas, susah tidur di malam hari juga dapat disebabkan beberapa permasalahan medis lainnya, seperti penyakit jantung, insomnia, diabetes, gangguan saraf, GERD, kanker, hingga efek dari konsumsi obat tertentu seperti metylphenidate.

Jika hal tersebut terjadi, maka diperlukannya bantuan tangan dokter atau tenaga medis yang ahli untuk penanganan yang berlanjut.

(Forman/HRC-MaG)

Baca Juga: Pecinta Kucing Wajib Tahu! Kenali 4 Bahaya Bulu Kucing

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Alodokter.com, Healthline

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Potensi Penyakit Jantung Koroner, Deteksi Dini

Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:56 WIB

Kenali 5 Cara Mengatasi Gejala Anak Kurang Gizi

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:35 WIB

3 Khasiat Salad Buah untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jumat, 22 Juli 2022 | 23:15 WIB
X