Binatang mungil dengan manfaat besar, Cegah Demam Berdarah dengan Pelihara Ikan Seribu

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 22:38 WIB
Binatang mungil dengan manfaat besar, Cegah Demam Berdarah dengan Pelihara Ikan Seribu (Pixabay.com)
Binatang mungil dengan manfaat besar, Cegah Demam Berdarah dengan Pelihara Ikan Seribu (Pixabay.com)

Studi yang dilakukan pemerintah Kamboja dan Laos tahun 2009 sampai dengan 2011 dengan bantuan dana WHO menemukan kalau ikan gupi adalah salah satu cara termurah sekaligus paling aman untuk menekan perkembangbiakan nyamuk, mengingat selama ini pemusnahan nyamuk penyebab DBD kerap dilakukan dengan bahan kimia.

Dua negara tersebut mengakui populasi jentik-jentik di tangki air menurun tajam dengan bantuan ikan gupi. Ikan asal Amerika Tengah dan Selatan ini banyak ditemukan di telaga Asia, di beberapa negara ikan gupi bahkan menjadi pakan ikan besar, dan di negara kita lebih familiar sebagai ikan hias.

Baca Juga: https://riau.harianhaluan.com/kesehatan/pr-111558938/waspada-penyakit-mematikan-ini-13-pencegahan-dbd-yang-bisa-dilakukan-di-rumah

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan penyebaran virus DBD cukup tinggi. DBD bukanlah penyakit ringan, mulai dari menyebabkan sakit kepala, gangguan persendian dan nyeri otot, demam tinggi, DBD juga sangat bisa menyebabkan kematian.

DBD bahkan menjadi ancaman 2,5 miliar penduduk dunia, yang 70%-nya merupakan penduduk Asia-Pasifik. DBD jugalah yang menghilangkan nyawa sekitar 20 ribu orang di dunia per tahun. Dan tahun ini, DBD menghantui sebagian besar negara di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk melimpah.

Membasmi jentik-jentik

Selain mudah didapatkan, ikan gupi ternyata juga sangat mudah berkembang biak, karena itu pula ikan ini disebut ikan seribu. Ikan gupi sanggup beranak hingga ratusan ekor setelah masa kehamilan sekitar satu bulan lho, dan sangat doyan mengonsumsi jentik-jentik nyamuk.

Inilah yang utama. Bayangkan, kalau satu ikan gupi saja bisa melahap ratusan jentik, seberapa besar pengaruhnya memberantas nyamuk pembawa virus DBD?


Pemanfaatan gupi bisa menjadi cara aman dan murah untuk mengurangi penyebaran demam berdarah sepanjang tahun. Seluruh masyarakat pun bisa berpartisipasi langsung, jelas Gerard Servais, spesialis kesehatan Bank Pembangunan Asia dalam sebuah acara di Manila. Jentik-jentik memang menjadi makanan pokok ikan yang masuk ke Indonesia dari Meksiko tahun 1936 ini, selain lumut, larva serangga, dan cacing.

Halaman:

Editor: Ayu Wiharyati

Sumber: klikdokter.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Potensi Penyakit Jantung Koroner, Deteksi Dini

Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:56 WIB

Kenali 5 Cara Mengatasi Gejala Anak Kurang Gizi

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:35 WIB

3 Khasiat Salad Buah untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jumat, 22 Juli 2022 | 23:15 WIB
X