Perlu Tahu! Ini 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Otak dan Mental

- Selasa, 12 April 2022 | 22:24 WIB
Ini 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Otak dan Mental (Pixabay.com)
Ini 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Otak dan Mental (Pixabay.com)

Anda tentu sering mendengar bahwa semoga baik-baik saja untuk kesehatan. Namun, pernahkah mendengar tentang dampak puasa pada kesehatan otak dan sistem saraf? Faktanya, puasa juga memberi manfaat untuk kesehatan otak dan Mental Anda. Bagaimana bisa? Yuk Simak Manfaatnya

Baca Juga: https://riau.harianhaluan.com/berita/pr-113162694/aktor-johnny-sins-ucapkan-selamat-berpuasa-untuk-fansnya-di-indonesia-netizen-puasa-juga-nonton-ente-bang

1. Mencegah penyakit alzheimer
Alzheimer dapat dialami oleh siapa saja, namun dengan melakukan puasa maka hal ini dapat lebih baik. Sel lama yang tidak segera dirombak oleh otak menjadi salah satu pencetus Terjadinya penyakit alzheimer.

Nah, dengan liburan selama sebulan penuh, akan terangsang untuk mengalami perbaikan, perombakan, dan pembaruan sel.

2. Puasa dapat memaksa tubuh membakar lemak yang dapat mengurangi penyakit neurodegeneratif
Lemak merupakan sumber bahan bakar yang lebih baik dan lebih bersih jika dibandingkan dengan karbohidrat. Lemak tidak hanya menghasilkan lebih banyak energi dibanding karbohidrat, namun juga lebih sedikit menghasilkan radikal bebas.

Radikal bebas yang berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan peradangan dan juga stres oksidatif pada tubuh. Kondisi inilah yang sering dianggap dapat memicu beragam penyakit kronis, termasuk penyakit neurodegeneratif.


3. Membuat lebih banyak jaringan sel pada otak
Semakin banyak jaringan sel otak yang terbentuk, maka akan semakin meningkat juga kekuatan otakmu. Menurut Dr. Mark Mattson, seorang profesor Neurologi di Universitas John Hopkins, puasa telah terbukti dapat meningkatkan neurogenesis di otak.

Neurogenesis adalah pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan jaringan saraf baru. Tingkat neurogenesis yang lebih tinggi terkait pada peningkatan kinerja otak, memori, suasana hati dan fokus.

Baca Juga:https://riau.harianhaluan.com/kesehatan/pr-112036034/manfaat-puasa-yang-menakjubkan-ternyata-juga-baik-bagi-non-muslim-baca-biar-paham

4. Meningkatkan produksi BDNF yang membuat otak terus beradaptasi
Puasa tidak hanya mampu meningkatkan neurogenesis, namun juga dapat memicu produksi protein penting yang disebut BDNF. BDNF telah disebut-sebut sebagai "Miracle Grow for Your Brain".

BDNF memiliki peran dalam proses neuroplastisitas, yang memungkinkan otak dapat terus berkembang, berubah, dan beradaptasi. Perubahan ini dapat membuat otak lebih tahan terhadap stres dan juga mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.


5. Mengurangi kerusakan otak
Bagi penderita penyakit saraf tertentu, puasa mungkin bisa memberi manfaat untuk membantu mengurangi kerusakan otak. Beberapa di antaranya adalah cedera otak dan stroke.
Studi pada hewan menemukan fakta bahwa puasa sebelum stroke iskemik dapat mengurangi kerusakan otak dan meningkatkan pemulihan pascastroke.


Adapun mengurangi kerusakan otak pada penderita stroke dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi stroke.
Ini termasuk kelumpuhan atau paralisis, kesulitan bicara atau menelan, nyeri atau mati rasa pada area tubuh yang terpengaruh, masalah emosional, hilang ingatan, hingga kematian.

Halaman:

Editor: Ayu Wiharyati

Sumber: hellosehat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X