Rentan Stres , Simak 5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak dalam Belajar Saat Pandemi

- Senin, 18 Oktober 2021 | 06:33 WIB
Kesehatan Mental Anak (Ayu Wiharyati)
Kesehatan Mental Anak (Ayu Wiharyati)


3. Jaga Komunikasi dengan Baik
Menjaga komunikasi dengan baik penting untuk mengatasi stres pada anak. Anak-anak selalu ingin merasa dekat dengan orang tuanya ketika mereka memiliki masalah dan perlu berbicara.


Membaca situasi dan merespons dengan tepat adalah cara terbaik agar komunikasi tetap berjalan lancar. Di sisi lain anak sangat membutuhkan perhatian dari orang-orang disekitarnya, oleh karena itu menjaga komunikasi akan sangat membantu.


4. Support Anak untuk tetap berkomunikasi dengan teman-temannya
Meski dari rumah saja, pastikan anak untuk tetap bersosialisasi dengan teman sebayanya. Penutupan sekolah dan berbagai pembatasan lainnya membuat anak tidak dapat bermain dengan teman-temannya dan merasa kurang bersosialisasi.


Hal ini juga bisa menjadi penyebab anak mengalami stres selama pandemi. Supaya tetap aman dan menghindari pertemuan, bantu mereka tetap terhubung dengan temannya melalui video call. Biarkan mereka bercerita satu dengan lain agar anak kembali ceria.


5. Selalu Beri semangat dan Rasa Optimisme
Orang tua perlu membangun rasa optimisme di depan anak bahwa pandemi ini akan berakhir dan kegiatan anak akan kembali seperti semula. Berikan informasi positif mengenai pandemi agar anak tidak putus asa walaupun saat ini belum bisa bermain, bertemu teman-teman, atau sekolah tatap muka secara penuh. Beri anak harapan bahwa mereka bisa segera bersekolah dengan normal, apalagi saat ini sudah dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Itulah tadi beberapa hal yang patut untuk diterapkan pada anak agar kesehatan fisik dan mentalnya tetap terjaga. Hal-hal di atas penting untuk diperhatikan agar kesehatan mental anak tetap terjaga selama masa pandemi.

Baca Juga:https://riau.harianhaluan.com/lifestyle/pr-111495789/nilai-ujian-rendah-3-cara-mudah-berikut-ini-bisa-tingkatkan-hasil-ujian-dan-belajar


Tugas kita sebagai orang tua kan mencintai anak apa adanya dan membimbingnya sehingga menjadi lebih baik. Jadi ketika anak sedang mengalami kesulitan, apapun kondisinya, tunjukkanlah bahwa kita memang benar-benar mencintainya dan mau menolongnya untuk merasa lebih baik.


Namun, apabila orang tua belum memahami tentang masalah kesehatan mental, dia mengimbau agar orang tua tidak ragu untuk mencari bantuan profesional.

 

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Potensi Penyakit Jantung Koroner, Deteksi Dini

Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:56 WIB

Kenali 5 Cara Mengatasi Gejala Anak Kurang Gizi

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:35 WIB

3 Khasiat Salad Buah untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jumat, 22 Juli 2022 | 23:15 WIB
X