Ayah Sakit Paru Paru, Bagas Ditolak Sekolah, Ini yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Setempat

- Rabu, 14 Juli 2021 | 17:28 WIB
Bripda Ripal saat mendatangi sekolah yang menolak Bagas karena tidak memiliki KK dan membantu memfasilitasi Bagas untuk kembali masuk sekolah
Bripda Ripal saat mendatangi sekolah yang menolak Bagas karena tidak memiliki KK dan membantu memfasilitasi Bagas untuk kembali masuk sekolah

HALUANRIAU.CO, RENGAT-Cerita miris dialami Keluarga Kurang mampu di Kecamatan Pasir Penyu, Bagas anak dari Sobri (47) yang mendaftar Sekolah Dasar (SD) 05 Batu Gajah, diduga sempat di tolak oleh pihak Sekolah karena tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) membuat sebagian warga Desa kecewa atas tindakan pihak Sekolah.

Bripka Ripal Indrawarta salah satu Bahabinkamtimas wilayah Desa Batu Gajah dan Desa Pasir Keranji, Kecamatan Pasir Penyu saat mendapat laporan dari seorang warga Rina (50) terkait adanya sekolah yang menolak anak seorang piatu saat mendaftar sekolah SD karena tidak ada KK.

“Benar ada sekolah diduga menolak anak warga hendak mendaftar menjadi murid baru dikarenakan tidak memiliki KK, mendegar laporan seperti itu langsung saya mendatangi rumah warga tersebut untuk mencari kebenaran nya,"ungkap Bripka Ripal Indrawarta SH MH, kepada awak media.

Ternyara benar Bagas anak dari pak Sobri (47) tidak memiliki Kartu Keluarga dan orang tua Bagas sendiri sedang sakit paru-paru terlebih ayah nya tidak bisa bekerja maksimal karena penyakit yang ia derita.

"Setelah sampai di rumah warga untuk menindak lanjuti laporan masyarakat ternyata benar Bagas tidak memiliki KK dan kondisi keluarganya sangat memperihatinkan. Jangan kan untuk mengurus KK, Ayah Bagas bekerja aja tidak bisa,"ujar Ripal.

Kemudian Polisi penerima Pin Emas dari Kapolri ini langsung mengambil tindakan membantu memfasilitasi Bagas mendaftar masuk sekolah dan menjamin untuk mengurus semua administrasi persyaratannya.

Tidak hanya memfasilitasi, Bhabinkamtimas Bripka Ripal juga membelikan peralatan serta sarana perlengkapan sekolah, seperti Baju Seragam sekolah Bagas.

"Memang setelah datang kesekolah itu, pihak sekolah beralasan tidak ada KK maka pihak sekolah meminta bagas pulang, atas tindakan itu Bhabinkamtimas menjaminkan diri untuk bagas bisa sekolah dan akan mengurus semua persyaratan administrasi, akhirnya sekolah menerima Bagas,"tutup Polisi Inhu ini.

Disisi lain Pihak Sekolah Dasar Negeri 05 Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu melalui kepala Sekolah Rosmi Kadir saat dikinfirmasi mengatakan tidak pernah menolak Siswa untuk mendaftar sebagai murid baru jika sesuai persyaratan.

Terkait siswa bernama Bagas, kepala sekolah menjelaskan dirinya tidak ditolak untuk sekolah di SDN 05, namun pihak sekolah meminta melengkapi administrasi seperti Kartu Keluarga, karena dasar dari KK lah sebagai terdaftar di Dapodik.

"Bagas sudah ikut proses belajar selama satu tahun dari tahun 2020 dan ia sebagai anak bawang karena dirinya tidak terdaftar, di tahun 2021 karena tidak ada juga KK maka ia tidak bisa naik kelas terkendala administrasi nya seperti KK tadi. Bukan kami menolak pak,"Jelas Kepala Sekolah SDN 05 Desa Batu Gajah, (14/7/2021).

Itu artinya Bagas anak yang seorang kuli bangunan harus mengulang kembali sekolah seperti murid baru dan mendaftarkan diri sesuai dengan persyaratan.

Kepala Sekolah juga sempat meminta bantua kepada Pihak Pemerintahan Desa Batu Gajah untuk mempertanyakan pengurusan KK dari Bagas, namun sampai saat ini tidak kunjung ada.

"Teman temannya sudah naik kelas II dan bagas tidak bisa naik kelas karena tidak ada KK serta tidak terdaftar,"Ujar Kepala Sekolah.

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Rantau Langsat Inhu Desa Wisata Terbaik Ketiga di Riau

Sabtu, 20 November 2021 | 12:13 WIB
X