PT Inecda, PT KAT dan Bank Sinar Mas Dominasi Klaster Covid-19 di Inhu

- Selasa, 13 Juli 2021 | 20:43 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Indragiri Hulu, Jawalter
Juru Bicara Satgas Covid-19 Indragiri Hulu, Jawalter

HALUANRIAU.CO, RENGAT-Kasus Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu terus bertambah, bahkan data Senin (12/7) penambahan kasus terkomfirmasi di Indragiri Hulu mencapai 84 orang, diaman 60 orang merupakan pasien suspek dan 24 orang lainnya adalah kontak erat.

83 orang pasien terkonfirmasi melakukan perawatan isolasi mandiri dan 1 orang dirawat di ruamh sakit umum daerah Indrasari Rengat.

84 orang terkomfirmasi tersebut terbanyak dari Kecamatan Rengat yang ditangani oleh dua Puskesmas yakni sebanyak 39 orang dengan rincian di Puskesmas Sipayung 26 orang dan Puskesmas Kampung Besar Kota 13 orang.

Sementara kasus lainnya berada di di bawah Puskesmas Pangkalan Kasai (Kecamatan Seberida) 28 orang, Puskesmas Pekan Heran (Kecamatan Rengat Barat) 9 orang, Puskesmas Air Molek (Kecamatan Pasir Penyu) 4 orang, Puskesmas Kota Medan ( Kecamatan Kelayang) 3 orang, dan Puskesmas Kuala Cenaku ( Kecamatan Kuala Cenaku) 1 orang.

Namun untuk Seberida kasus terbanyak berada pada PT Inecda dan Bank Sinarmas di Pangkalan Kasai.

Sebanyak 13 orang karyawan Sinarmas Pangkalan Kasai terkomfirmasi dan untuk sementara Bank tersebut tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu untuk penambahan kasus di Seberida Selasa (13/7) kembali terjadi dan kembali kasus terbanyak berada pada PT Inecda dimana 22 orang karyawannya terkomfirmasi positif Covid-19 dan kasus terkomfirmasi lainnya berada di PT KAT.

Untuk karyawan PT Inecda melakukan isolasi mandiri di Perumahan PKS PT Inecda sebanyak 17 orang, Desa ititn Resak 3 orang, Desa titian Resak 1 orang dan Kelurahan Pangkalan Kasai 1 orang.

Juru bicara Satgas Covid19 Indragiri Hulu Jawalter menyatakan penambahan kasus terjadi karena adanya tracking kasus konfirmasi covid 19 yang dilakukan oleh pihak puskesmas kemudian dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya positif serta adanya pengambilan swab terhadap pasien di Rumah Sakit dan hasilnya positif.

“Hingga tanggal 12 Juli 2021 terdapat total komulatif suspek berjumlah 5.693 kasus dengan rincian isolasi mandiri 106 orang, isolasi di rumah sakit 4 orang, selesai isolasi 5.501 orang dan meninggal dunia 82 orang,” terangnya.

Sementara itu, total komulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 3.622 kasus dengan rincian isolasi mandiri 146 orang, rawat di rumah sakit 14 orang, masih dipantau 160 orang, sembuh 3.349 orang dan meninggal dunia 113 orang.

“Dinkes Inhu telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 12 Juli 2021, dari total sasaran vksinasi sebanyak 68.561 orang yang sudah vaksinasi dosis 1 berjumlah 43.220 orang dan vaksinasi dosis 2 berjumlah 23.329 orang,,” paparnya.

Adapun rincian yang sudah divaksinasi adalah untuk sasaran SDM Kesehatan sebanyak 1.968 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 2.449 orang (124,44%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 2.340 orang (118,90%).

“Sedangkan untuk sasaran pelayan publik sebanyak 22.410 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 30.503 orang (136,11%), dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 16.580 orang (73,98%),” terangnya.

Selanjutnya, untuk sasaran lansia sebanyak 44.183 orang, yang sudah divaksinasi dosis 1 berjumlah 10.268 orang (23,23%) dan yang sudah divaksinasi dosis 2 berjumlah 4.409 orang (9,97%).

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan New Normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat yang produktif dan aman, dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (Physical Distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (Social Distancing).

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Kejari Inhu Mengudara Menyapa Masyarakat

Kamis, 8 Juli 2021 | 19:55 WIB
X