Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar Ditetapkan Langgar Kode Etik dan Diberi Sanksi

- Senin, 30 Agustus 2021 | 19:38 WIB
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar. (Pikiran-Rakyat.com/Amir Faisol)
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar. (Pikiran-Rakyat.com/Amir Faisol)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Menindaklanjuti laporan Novel Baswedan, dkk terkait Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, Dewan Pengawas (Dewas) KPK menetapkan Lili bersalah melanggar kode etik.

Ketua Dewas KPK, Tumpak Panggabean mengatakan Lili dinyatakan melanggar kode etik berat berupa memberikan informasi penanganan perkara kepada Wali Kota non aktif Tanjungbalai, M Syahrial. Diketahui, M Syahrial telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara di Pemerintah Kota Tanjungbalai pada 2020-2021.

"Mengadili menyatakan terperiksa Lili Pintauli Siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa penyalahgunaan pengaruh pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani oleh yang diatur dalam pasal 4 ayat 2 huruf b dan a peraturan dewas nomor 02 tahun 2020 tentang penegakan kode etik dan pedoman perilaku KPK," tutur Tumpak melalui keterangan pers rilis, Senin (30/8/2021).

Atas aksinya tersebut, Lili dijatuhi sanksi berat berupa pemotongan gaji sejumlah 40 persen dalam kurun waktu 12 bulan.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) bahkan sebelumnya sudah berencana melaporkan Lili ke Bareskrim Polri jika dinyatakan melakukan pelanggaran etik.

"Penanganan kasus itu dipimpin oleh Rizka selaku Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyidik KPK," ujar Koordinator MAKI Bonnyamin Saiman, dikutip dari Antara.

Hukuman yang dijatuhkan Dewas KPK pada Lili ternyata lebih ringan dari desakan MAKI, yang meminta Lili dipecat dari jabatannya.

"Sanksi terberat Dewas KPK adalah permintaan pengunduran diri kepada teradu yang bisa dipahami sebagai pemecatan," kata Bonyamin.

Jika Lili ditetapkan melanggar kode etik, pihak MAKI akan melaporkannya atas dugaan tindak pidana sebagaimana diatur pasal 36 UU KPK Nomor30 Tahun 2002.

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Polres Siak Tangkap Kakek Pengedar Sabu di Perawang

Kamis, 25 November 2021 | 20:46 WIB
X