Polres Kampar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan yang Dikubur di Septic Tank

- Senin, 9 Agustus 2021 | 14:42 WIB
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kampar, Sabar Gunawan, didampingi Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi, Andy Situmorang dan Kasubsi Penuntutan, Titiek Indrias menyaksikan adegan rekonstruksi bersama penyidik polisi dan penasihat hukum, tersangka memperagakkan aksi terhadap korban yang dilakukan oleh peran pengganti. (haluanriau.co/Amri).
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kampar, Sabar Gunawan, didampingi Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi, Andy Situmorang dan Kasubsi Penuntutan, Titiek Indrias menyaksikan adegan rekonstruksi bersama penyidik polisi dan penasihat hukum, tersangka memperagakkan aksi terhadap korban yang dilakukan oleh peran pengganti. (haluanriau.co/Amri).

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Siti Hamidah (32), wanita hamil yang dikubur dalam septic tank di Desa Karya Indah, Kabupaten Kampar, Senin (9/8/2021). Wanita malang itu meregang nyawa di tangan suaminya sendiri, Alex Iskandar Putra.

Rekonstruksi itu digelar di Markas Polres Kampar. Selama kegiatan itu berlangsung, tersangka melakukan 14 reka adegan, disaksikan penasihat hukum, penyidik polisi, dan kejaksaan.

Semua adegan sesuai dengan keterangan pelaku saat pemeriksaan. Bahkan ada satu adegan tambahan yang menunjukkan bahwa pelaku sempat menggali sedalam 20 centimeters.

Setelah itu, pelaku menelpon seorang saksi, Juned untuk melakukan penggalian di septic tank tersebut sedalam 150 centimeters. Namun saksi mengaku tidak mengetahui bahwa itu digunakan tersangaka untuk mengubur istrinya, karena tersangka mengatakan kepada saksi kalau aliran air rumahnya tersumbat.

Dalam adegan ke sembilan, tersaji saat Alex menghabisi nyawa istrinya dengan cara sadis. Ia memelintir leher istrinya yang sedang hamil enam bulan itu hingga tewas. Kemudian Alex merebahkan istrinya, dan melihat mulut istrinya mengeluarkan air liur dan darah, lalu Alex kembali melakukan aksi kejinya dengan cara menyekap wajah istrinya dengan bantal.

"Ya, hari ini kami melakukan rekonstruksi pembunuhan wanita hamil yang dikubur di septic tank," ujar Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Bery Juana Putra.

Ia mengatakan, rekonstruksi digelar di Polres Kampar guna menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19 dan juga untuk menghidari hal yang tidak diingikan terjadi dari keluarga korban.

"Karena yang paling penting syarat-syarat rekontruksi terpenuhi secara menyeluruh," terang Bery.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kampar, Sabar Gunawan mengatakan reka adegan dilakukan untuk mempermudah penyidikan pihak kepolisian dan melengkapi berkas perkara sebelum diserahkan kepada pihak kejaksaan agar segera disidangkan.

"Dengan adanya reka adegan, pihak penegak hukum dan pengadilan bisa mendapat berkas dan data yang lengkap," kata Sabar Gunawan.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Amri

Tags

Terkini

Bocah-Bocah Begal di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Rabu, 8 Desember 2021 | 19:16 WIB

Anak Anggota Dewan Jadi Tersangka Kasus Pemerkosaan

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:40 WIB
X