Jaksa Terima Tahap II Perkara Kasus Pembunuhan di Desa Pantai Cermin karena Tegur Keributan Tetangga

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:35 WIB
Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi Andy Situmorang saat memberikan keterangan (haluanriau.co/Amri)
Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi Andy Situmorang saat memberikan keterangan (haluanriau.co/Amri)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR – Berkas perkara kasus pembunuhan di Kecamatan Tapung, Kampar dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kampar. Polisi menyerahkan barang bukti dan tersangka Suyanto alias Anto.

"Kami hari ini menerima tahap II dari Polsek Tapung, perkara kasus pembunuhan dengan terdakwa Suyanto alias Anto. Tersangka melanggar Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 Ayat 3 KUHP," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Sabar Gunawan, melalui Jaksa Fungsional Andy Situmorang, Selasa (3/8/2021).

Dikatakan Andy, peristiwa naas itu terjadi di Jalan Poros Indra Pura Sibuak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Februari 2021 lalu.

Ia menceritakan kronologinya, terjadi pertengkaran antara saksi Rahmadani dengan saksi Dwi Wulan Artika di dalam kamar. Kebetulan kamar kedua saksi yang sedang bertengkar itu bersebelahan dengan kamar terdakwa Suyanto.

"Kerena mendengar keributan, terdakwa (Suyanto-red) berdiri, mungkin dia merasa terganggu karena berisik. Jadi terdakwa mengingatkan untuk tidak ribut kepada saksi yang sedang ribut tersebut," kata Andy.

"Mendengar perkataan terdakwa, saksi Rahmadani mengatakan, "bukan urusanmu". Mendengar jawaban si saksi terdakwa Suyatno emosi langsung mendekati saksi Rahmadani langsung memukul bagian wajah saksi dengan tangan kosong," sambungnya.

Andy melanjutkan setelah memukul saksi Rahmadani, saat terdakwa hendak pergi, tiba-tiba korban Maulana Muda Rizki datang bersama saksi Suwito, mereka langsung mendekat karena melihat keributan.

"Saat itu korban (Maulana Muda Rizki, red) bersama saksi Suwito bertanya mengenai keributan itu. Karena tidak terima ditegur, terdakwa Suyatno langsung memukul korban, mendapat perlakuan tersebut korban melakukan perlawanan," kata Andy menirukan perkataan korban berdasarkan berkas perkara yang diterimanya.

"Saat kejadian itu terdakwa memegang sebuah pisau di tangannya dan mengarahkan pisau tersebut ke bagian dada korban. Pisau itu mengenai dada sebelah kiri korban, akibat terkena tusukan itu, korban terjatuh ke lantai dengan dada yang mengeluarkan darah," papar Andy.

Setelah itu, terang Andy, terdakwa pergi meninggalkan lokasi kejadian. Dan tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Amri

Tags

Terkini

X