Buron 9 Bulan, Tersangka Korupsi Proyek di RSUD Bangkinang Diamankan di Jawa Timur

- Selasa, 15 November 2022 | 22:10 WIB
Kasi Penyidikan Kejati Riau Rizky Rahmatullah melakukan penjemputan terhadap tersangka Kiagus Toni Azwarani di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru
Kasi Penyidikan Kejati Riau Rizky Rahmatullah melakukan penjemputan terhadap tersangka Kiagus Toni Azwarani di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Usai sudah pelarian Kiagus Toni Azwarani. Kuasa Direksi PT Gemilang Utama Allen itu diamankan saat berada di Kabupaten Malang, Jawa Timur, setelah menyandang status buron sejak Februari 2022 kemarin.

Kiagus merupakan tersangka keenam yang disematkan penyidik pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan gedung instalasi rawat inap (Irna) tahap III RSUD Bangkinang, Kampar. Saat perkara masih dalam tahap penyelidikan, dia pernah dimintai keterangan.

"Sejak kami nyatakan sebagai tersangka, yang bersangkutan sudah kita panggil secara patut sebanyak 3 kali ke alamatnya yang di Malang, tapi yang tidak pernah hadir hingga akhirnya kita nyatakan berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang atau DPO," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan pada Bidang Pidsus Kejati Riau, Rizky Rahmatullah, Selasa (15/11) malam.

Sejak saat itu, upaya pencairan terhadapnya terus dilakukan. Hingga akhirnya diketahui keberadaannya di Tabriiz House Kos Eksklusif, Jalan Kalijaga Nomor 29F Krajan, Pandalandung Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, Jatim.

"Alhamdulillah, berkat bantuan teman-teman dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, yang bersangkutan bisa diamankan tadi malam. Kemudian diberangkatkan tim (Tangkap Buron Intelijen Kejati Riau) melakukan penjemputan," sebut Rizky.

Pantauan di lapangan, Kiagus tiba di Kantor Kejati Riau sekitar pukul 20.30 WIB. Dengan mengenakan rompi tahanan, yang bersangkutan langsung dibawa menuju ruang pemeriksaan.

"Alhamdulillah, sampai dengan selamat di Kota Pekanbaru dan saat ini sedang proses pemeriksaan sebagai tersangka. Kemudian nanti akan dilakukan penahanan," sambung mantan Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Sebelumnya, Jaksa terlebih dahulu mengamankan Surya Darmawan. Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar itu menyerahkan diri pada Senin (10/10), setelah sempat menyandang status buron.

Selain dua nama yang disebutkan di atas, sudah ada 4 orang pesakitan yang dihadapkan ke meja hijau di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Mereka adalah Emrizal selaku Project Manager, Abd Kadir Jaelani sebagai Direktur PT Fatir Jaya Pratama, Mayusri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Rif Helvi, Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas.

Diketahui, kegiatan pembangunan ruang Irna tahap III di RSUD Bangkinang dilakukan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Pagu anggaran Rp46.662.000.000. Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh PT Gemilang Utama Allen selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp46.492.675.038.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perkara Mantan Rektor UIN Suska Riau Belum Inkrah

Selasa, 24 Januari 2023 | 16:06 WIB

Teddy Pardiyana Divonis 1 Tahun 3 bulan Penjara

Jumat, 20 Januari 2023 | 15:28 WIB
X