Penggelapan Pajak Rp3 M, Seorang Pengusaha Sawit di Pelalawan Dibui

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 19:56 WIB
Proses penahanan terhadap AN alias AW, tersangka tindak pidana perpajakan usai tahap II di Kantor Kejati Riau (Dodi/HRC)
Proses penahanan terhadap AN alias AW, tersangka tindak pidana perpajakan usai tahap II di Kantor Kejati Riau (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Seorang pengusaha di Riau dijebloskan ke penjara. Pria berinisial AN alias HW diduga melakukan penggelapan pajak, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp3 miliar.

AH selaku Direktur CV AMJ merangkap sebagai pemilik CV KSS di Kabupaten Pelalawan. Kedua perusahaan tersebut bergerak dalam pembelian tandan buah segar (TBS) sawit.

Perkara itu sebelumnya ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Provinsi Riau. AH diduga melakukan tindak pidana di bidang perpajakan, yaitu sengaja tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) dan/atau menyampaikan Surat Pemberitahuan dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap dan/atau tidak menyetor pajak yang telah dipotong atau dipungut.

"Tersangka membeli TBS dan melakukan pemungutan PPN, tapi tidak disetorkan ke kas negara," ujar Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen dan Penyidik Kanwil DJP Riau, Rizal Fahmi saat ditemui di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (6/10) petang.

Rizal menyampaikan, AH selaku Direktur CV AMJ diduga melakukan penggelapan pajak dalam kurun waktu Juni sampai September 2018 senilai Rp2.236.564.201. Sedangkan di CV KSS, tersangka menggelapkan pajak terhitung Februari, April hingga Juni 2019 senilai Rp1.005.054.804.

"Total kerugian negara Rp3.241.619.005. Kami sudah melakukan upaya penagihan tapi tersangka tidak bisa membayarnya,” kata Rizal.

Penyidikan perkara itu telah rampung, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21. Selanjutnya, kewenangan penanganan perkara dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau tahap II.

Terhadap penyidikan perkara tersebut, sudah rampung. Berkas perkara tersangka sudah dinyatakan lengkap atau P-21, sehingga dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Hari ini, kami menerima pelimpahan tersangka AH dan barang bukti dari PPNS Kanwil DJP Riau," kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Tri Joko, didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Bambang Heripurwanto, dan Kasi Penuntutan Rudi Heriyanto.

Selain tersangka dan barang bukti, kata Tri Joko, pihaknya juga menerima aset milik tersangka yang disita. Seperti aset tanah beserta bangunan di Pekanbaru, dan tanah beserta bangunan di Perumahan Jundul Raya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Inhil Tangkap Pelaku Judi Togel BSO118

Sabtu, 26 November 2022 | 11:31 WIB

ABG Ini Kalap, Curi Handpone dan Cabuli Nenek-Nenek

Selasa, 22 November 2022 | 14:04 WIB
X