Polisi Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Penggelapan SHU di KNES

- Kamis, 29 Juli 2021 | 00:09 WIB
Ratusan warga melakukan unjuk rasa di lahan yang saat ini dikelola oleh KNES
Ratusan warga melakukan unjuk rasa di lahan yang saat ini dikelola oleh KNES

HALUANRIAU.CO, KAMPAR-Hingga kini Kepolisian Resor Kampar belum menetapkan tersangka dugaan penggelapan Sisa Hasil Usaha di Koperasi Nenek Eno Senama Nenek. Kendati proses penyidikan telah berjalan sejak beberapa bulan yang lalu.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra, membenarkan hal tersebut. Dikatakan dia, saat ini pihaknya masih membutuhkan keterangan saksi tambahan guna merampungkan proses penyidikan perkara ini.

"Masih ada pemeriksaan saksi - saksi tambahan," singkat AKP Bery, Rabu (28/7).

Sebelumnya pihak kepolisian menyatakan akan melakukan gelar perkara dulu untuk penetapan tersangka. "Menunggu jadwal untuk gelar perkara penetapan tersangka," kata dia dua bulan yang lalu.

“Nanti akan kita riliskan (nama tersangka) kalau sudah digelarkan," sambung mantan Kasat Reskrim Polres Bulukumba itu.

Diketahui, polisi telah meningkatkan status perkara dugaan penggelapan SHU pada Koperasi KNES ke tahap penyidikan. Lebih kurang 26 saksi sudah diperiksa termasuk anggota Koperasi.

Perkara yang menyeret nama Ketua Koperasi Muhammad Alwi Arifin alias Alwi itu atas laporan dari anggota koperasi yang diketuainya yang berada di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar.

Alwi juga sempat dijemput paksa karena tidak mengindahkan pemanggilan dari pihak Kepolisian. Dia dua kali mangkir dari panggilan polisi tanpa ada alasan yang jelas.

Dari informasi yang dihimpun, ada empat laporan polisi yang melibatkan nama Alwi. Satu laporan berada di Polres Kampar dan 3 lainnya berada di Polda Riau.

 

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Terkini

X