Oknum Polwan Polda Riau dan Ibunya Akhirnya Sandang Status Tersangka Penganiayaan

- Minggu, 25 September 2022 | 22:09 WIB
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (tengah) didampingi Kabid Propam Kombes Pol J Setiawan (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Asep Darmawan (kanan) (Dodi/HRC)
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (tengah) didampingi Kabid Propam Kombes Pol J Setiawan (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Asep Darmawan (kanan) (Dodi/HRC)

Ketika itu, IDR bahkan dijemput langsung oleh tim Propam dan digelandang ke Markas Polda Riau. Tak hanya IDR saja, tim Propam juga ikut memeriksa sejumlah saksi lainnya, termasuk korban.

"Tersangka IDR telah ditahan dan ditempatkan di sel tahanan khusus oleh Propam Polda Riau," ucap Narto.

Narto menuturkan, untuk ibu dari IDR, yakni tersangka YUL, terhadapnya tidak dilakukan penahanan. Hal ini dikarenakan ada sejumlah pertimbangan dari penyidik. Diantaranya, tersangka YUL dinilai kooperatif selama menjalani proses hukum, serta alasan kemanusiaan, dimana ia harus merawat cucunya, yakni anak dari tersangka IDR.

Saat ini, kata Narto, penyidik tengah melengkapi berkas perkara kedua tersangka, untuk selanjutnya dikirim ke Kejaksaan.

Sebelumnya IDR, oknum Polwan berpangkat Brigadir yang berstatus Terlapor itu, juga sudah menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau. Ia bahkan langsung dijemput oleh tim Propam dan dibawa ke Polda Riau. Tak hanya IDR, sejumlah orang lainnya juga ikut diperiksa.

"Pimpinan tidak akan segan untuk menindak secara tegas sesuai aturan bagi siapa pun yang melanggar hukum," pungkas mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.

Terkuaknya kasus ini bermula dari unggahan video di media sosial. Korban di akun Instagram pribadinya @ririapriliaaaaa mengaku sudah membuat laporan ke Polda Riau.

Pada video tersebut, korban memperlihatkan beberapa tampilan luka memar pada bagian tangan dan kepala akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Polwan berpangkat Brigadir tersebut. Tidak hanya itu, orang tua sang Polwan juga disebutnya turut terlibat.

"Saya membuat laporan atas pengeroyokan yang dilakukan oleh kakak (seorang polisi wanita) dan ibu dari pacar saya. Mereka memukul, menjambak dan menampari saya karena mereka tidak terima saya menjalin hubungan dengan adik (Polwan) dan anaknya (orangtua)," tulis Riri dalam akun pribadinya.

Bahkan korban juga dianggap sebagai 'pelakor' oleh oknum Polwan dan orangtuanya tersebut karena menjalin hubungan dengan adik dan anak laki-lakinya. Padahal korban dan pacarnya tersebut belum menikah.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perkara Mantan Rektor UIN Suska Riau Belum Inkrah

Selasa, 24 Januari 2023 | 16:06 WIB

Teddy Pardiyana Divonis 1 Tahun 3 bulan Penjara

Jumat, 20 Januari 2023 | 15:28 WIB
X