Persaja Kejati Riau Polisikan Pemilik Akun YouTube Quotient TV

- Selasa, 20 September 2022 | 17:22 WIB
Ketua Raharjo Budi Kisnanto dan beberapa orang anggota Persaja Kejati Riau membuat laporan pengaduan ke Polda Riau (Dodi/HRC)
Ketua Raharjo Budi Kisnanto dan beberapa orang anggota Persaja Kejati Riau membuat laporan pengaduan ke Polda Riau (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi melaporkan pemilik akun YouTube Quotient TV ke pihak Kepolisian, Selasa (20/9). Dimana dalam salah satu postingannya, disinyalir ada muatan pencemaran nama baik terhadap institusi Kejaksaan.

Laporan pengaduan itu disampaikan Persaja ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Selasa (20/9). Hadir langsung ke Markas Polda Riau, Ketua Persaja pada Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto.

Saat itu, Asisten Intelijen Kejati Riau itu didampingi Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kolonel (KH) Faisol, Koordinator Bidang Pidana Umum (Pidum) Dohar Nosib Wira Warman N, Kepala Seksi (Kasi) Terorisme dan Kejahatan Lintas Negara Adi Wicaksono, dan beberapa orang anggota Persaja lainnya.

"Benar. Pada hari ini sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, Persaja pada Kejaksaan Tinggi telah menyampaikan laporan pengaduan ke Polda Riau," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, Selasa petang.

Baca Juga: Alvin Lim Diduga Cemarkan Institusi Kejaksaan, Polisi Segera Tindaklanjut Laporan

Dikatakan Bambang, Persaja Kejati Riau melaporkan postingan akun YouTube Quotient TV dengan judul konten 'SERIAL KEJAKSAN SARANG MAFIA #OKNUM JAKSA JAKSEL PERAS LEASING MODUS PINJAM PAKAI', dengan URL https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=5ycVos40jFk&feature=youtu.be. Dalam konten itu, terdapat komentar Alvin Lim.

Oknum pengacara itu, kata Bambang, mengatakan bahwa Kejaksaan sarang mafia, Adhyaksa banyak pencitraan namun dalamnya bobrok. Serial oknum Kejaksaan ini adalah 1 dari sekian video bukti rusaknya kejaksaan di era Burhanudin.

Masih dalam komentarnya, Alvin Lim mengatakan nanti akan LQ tampilkan Ferdy Sambo versi Kejaksaan Agung yang menyengsarakan masyarakat dimana hukum menjadi alat transaksi dan jual beli oleh oknum mafia peradilan, dari Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman. Bagi masyarakat yang memiliki informasi dan bukti rusaknya Kejaksaan dan Pengadilan, berupa rekaman dan alat bukti lainnya bisa hubungi LQ untuk menjadi narasumber, agar aparat penegak hukum bisa berubah.

Menurut Bambang, komentar tersebut telah menghina dan mencemarkan nama baik Korps Adhyaksa termasuk di Provinsi Riau. Atas hal itu kemudian, Persaja Kejati Riau membuat laporan ke Polisi.

"Atas kejadian tersebut diduga telah melanggar Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 14 ayat (1) dan atau ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," tegas Bambang.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Inhil Tangkap Pelaku Judi Togel BSO118

Sabtu, 26 November 2022 | 11:31 WIB

ABG Ini Kalap, Curi Handpone dan Cabuli Nenek-Nenek

Selasa, 22 November 2022 | 14:04 WIB
X