Kapolda Riau Buka Pembukaan Diktukba Polri TA 2021

- Senin, 26 Juli 2021 | 21:47 WIB
Kapolda Riau melakukan tepuk tepung tawar kepada peserta didik Diktuba Polri TA 2021
Kapolda Riau melakukan tepuk tepung tawar kepada peserta didik Diktuba Polri TA 2021

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi membuka secara resmi Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2021. Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Hitam SPN Polda Riau Desa Kualu Nenas Rimbo Panjang, Kampar, Senin (26/7).

Dibuka melalui gelaran upacara yang dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun dan Pejabat Utama Polda Riau, serta Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Al Azhar ini, pendidikan akan berlangsung selama lima bulan ke depan.

Diktukba ini diikuti oleh 450 siswa peserta didik dengan rincian dari Polda Riau sebanyak 223 orang siswa peserta didik, dan siswa hibah dari Polda Papua sebanyak 127 siswa peserta didik dan dari Polda Papua Barat sebanyak 100 siswa peserta didik.

Dalam amanatnya Kapolda membacakan amanat dari Kalemdiklat Polri yang mengatakan, pembentukan Bintara Polri pada tahun ini memiliki beberapa kekhususan dalam penyelenggaraannya, sehingga memerlukan antisipasi dan kesiapan secara khusus pula dalam persiapan dan pelaksanaannya.

Hal ini menurut Kalemdiklat Polri disebabkan karena pendidikan dilaksanakan dalam situasi pandemik yang dilaksanakan secara tatap muka. Dengan pertimbangan berhasilnya Pendidikan Diktukba On Campus tahun lalu dengan mengelola seminimal mungkin penularan dan penyebaran covid-19 selama pendidikan berlangsung.

Dalam praktik pelayanan kepada masyarakat, maka 75 persen komposisi personel Polri terdiri atas para Bintara yang merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Juga pertama kalinya akan diterapkan penguatan kurikulum baru yang telah diresmikan oleh Kapolri yang diberi nama Kurikulum Presisi untuk pembangunan Karakter kebangsaan, pemahaman sejarah perjuangan dan pembentukan negara Indonesia.

"Hakikat fungsi Polisi dan Kebhinekaan, untuk menjawab tantangan perubahan sosial masyarakat dunia dalam revolusi industri 4.0 menuju masyarakat 5.0," ujar Kalemdiklat Polri dalam amanatnya.

Usai pembukaan, Kapolda Riau bersama Ketua MKA LAMR Datuk Seri Al Azhar melaksanakan acara tepung tawar kepada para siswa peserta didik. Acara dilanjutkan pembekalan oleh pimpinan yang digelar di Aula SPN Pekanbaru.

Dalam arahannya, Kapolda mengatakan bahwa sesuai pepatah adat Melayu, harus beramah tamah, saling menuntun, saling tolong menolong dan bertenggang rasa. Tugas tugas kepolisian harus mengelola berbagai macam persoalan, maka polisinya sendiri harus memiliki pengetahuan dan ilmu yang cukup.

"Saya selalu Kapolda bangga dengan kehadiran adik-adik semua untuk memulai mengikuti program pendidikan, pendidikan ini lebih utamanya untuk membentuk pikiran, sikap dan keterampilan kita, jadi hal-hal yang kita jalankan agar dimaknai sebagai proses," kata Irjen Pol Agung.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Terkini

X