Hakim Tolak Permohonan Rio Rahman, Polsek Tampan Menang Praperadilan dan Lanjutkan Penyelidikan

- Jumat, 23 Juli 2021 | 11:40 WIB
Suansa sidang praperadilan (Akmal)
Suansa sidang praperadilan (Akmal)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memutuskan menolak permohonan Rio Rahman selaku pemohon dalam Praperadilan tentang sah atau tidaknya penangkapan terhadap dirinya.

Termohon dalam perkara 368 KUHPidana ini ialah Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan. Pelaksanaan sidang praperadilan ini berlangsung pada Kamis (22/7) siang.

Dalam sidang itu, pemohon Rio Rahman diwakili oleh kuasa hukum Aswin dan partner. Sedangkan, termohon Kapolsek Tampan diwakili oleh kuasa hukum dari Tim Bidkum Polda Riau  dan Polresta Pekanbaru.

Praperadilan Nomor : 07/Pid.Pra/2021/PN. Pbr itu dipimpim oleh Zefri Mayeldo Harahap dengan  Panitera Pengganti  Nurfitria.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita menyebut bahwa hakim menolak permohonan pemohon seluruhnya.

"Sidang terkait sah atau tidaknya tindakan penangkapan dan penahanan yang telah dilakukan oleh penyidik terkaiy dengan tindak pindana pemerasan," jelas Ambarita, Jumat (23/7).

Hakim menyatakan surat perintah penangkapan dan surat penahanan sah secara hulum. Menyatakan penyidikan sah secara hukum dan menolak permohonan pemohonan untuk dibebaskan dari tahanan.

Putusan hakim itu dengan pertimbangan dalil-dali pemohon tidak berdasarkan hukum. "Sementara termohon (Polsek Tampan) dapat membuktikam dalil-dalilnya," jelasnya.

Surat perintah penangkapan dan penahanan sudah sesuai dengan ketentuan hukum, dan tindakan penyidik sudah sesuai dengan KUHAP juga menjadi pertimbangan hakim.

Setelah hakim menyatakan menang dalam sidang Praperadilan ini, Polsek Tampan akan melanjutkan proses penyelidikan.

"Proses penyidikan berlanjut, pengejaran yang masih DPO, pendalaman korban yang lain serta mencari dan menemukan tersangka baru," singkat Ambarita.

Editor: Akmal

Tags

Terkini

X