Donna Fitria Susul Yan Prana Jalani Penahanan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 22:31 WIB
Mantan Bendahara Pengeluaran Bappeda Siak, Donna Fitria menaiki mobil tahanan
Mantan Bendahara Pengeluaran Bappeda Siak, Donna Fitria menaiki mobil tahanan

Alhasil, pemotongan anggaran perjalanan dinas sebesar 10 persen tersebut, dilakukan setiap pencairan. Uang dikumpulkan dan disimpan Donna Fitria selaku Bendahara Pengeluaran di brankas bendahara Kantor Bappeda Siak. Donna Fitria, mencatat dan menyerahkan kepada Yan Prana secara bertahap sesuai dengan permintaannya.

Atas perbuatannya, Yan Prana dijerat dengan pasal berlapis. Yakni, dengan Pasal 2 ayat (1), Jo Pasal 3 Jo Pasal 10, Jo Pasal 12 e dan f Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Melihat peran besar Donna Fitria dalam perkara itu, mengantarkannya sebagai tersangka baru. Ternyata status itu disandangnya jauh hari sebelum surat dakwaan terhadap Yan Prana dibacakan, yakni pada Februari 2021.

Penyidik kemudian berupaya melengkapi berkas perkara. Setelah merasa lengkap, berkas perkara itu dilimpahkan ke Jaksa Peneliti, atau tahap I pada pertengahan Juni 2021 kemarin.

Berkas perkara kemudian dinyatakan lengkap atau P-21. Selanjutnya dilakukan proses tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU, Kamis (22/7). Saat tahap II itu, JPU memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap Donna Fitria.

Pantauan di lapangan, Donna yang mengenakan kerudung warna cream dan rompi tahanan warna oren, hanya tertunduk saat keluar dari Gedung Satya Adhi Wicaksana Kejati Riau. Matanya terlihat sembab karena menangis.

Kasubbid Penyusunan Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau itu terlihat membawa map yang berisi dokumen mendapat pengawalan ketat dari petugas Kejaksaan. Dia langsung dimasukkan ke mobil tahanan yang telah menunggu di samping Gedung Satya Adhi Wicaksana, tanpa memberikan sepatah kata kepada awak media yang telah menunggunya.

"Hari ini (kemarin,red), Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau melimpahkan berkas tahap II terhadap tersangka DF (Donna Fitria,red). Selanjutnya, tersangka oleh Kejaksaan Negeri Siak langsung ditahan," ujar Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto.

Dikatakan Raharjo, penahanan terhadap Donna dilakukan Lapas Perempuan Pekanbaru. Dia dititipkan di sana untuk 20 hari ke depan, sebagai tahanan titipan Kejaksaan

Raharjo menegaskan, dalam penanganan kasus ini, Korps Adhyaksa tidak tebang pilih. Hal itu mengingat tersangka pertama, Yan Prana Jaya juga telah dilakukan penahanan.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Terkini

X