Meresahkan Warga, Polres Siak OTT Pungli Pengurusan Surat Tanah di Desa Perawang Barat

- Senin, 12 Juli 2021 | 11:01 WIB
IMG-20210712-WA0005
IMG-20210712-WA0005

HALUANRIAU.CO, SIAK- Satuan Reskrim Polres Siak melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait Pungutan Liar (Pungli) pengurusan SKGR tanah di Kantor Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Riau.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Desa Perawang Barat itu, langsung dipimpin Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak Pembina Aritonang SIK, Kamis (8/7) lalu.

Informasi dari AKP Noak Pembina Aritonang SIK, pengungkapan kasus ini sudah kita lakukan penyelidikan di lapangan selama satu bulan terakhir. " Begitu sudah kita pastikan baru kita lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), terang Pentolan Akpol 2008 itu.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK MH melalui Paur Humas Iptu Ubaidilah yang didampingi Bripka Dedek Prayoga membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, Satreskrim Polres siak melakukan OTT pungli pengurusan SKGR Tanah di Desa Perawang Barat”, kata Dedek.

Dedek menjelaskan, OTT tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang sudah resah karna setiap pengurusan SKGR tanah di Desa tersebut selalu dimintai sejumlah uang oleh petugas disana.

Terkait jumlah uang yang diminta petugas Desa Perawang Barat dalam pengurusan SKGR tanah, Dedek mengatakan jumlahnya berfariasi, tergantung luas tanah dan lokasi objek tanah tersebut, bebernya.

"Saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan petugas saat itu, didapati uang tunai sejumlah Rp3.000.000, tambahnya.

Masih kata Dedek, tidak puas sampai disitu, petugaspun melakukan penggeledahan terhadap salah seorang juru tulis Desa Perawang Barat SU (37), dan ruangan tempat SU berkantor.

Disana, petugas menemukan bukti transaksi pengurusan SKGR tanah, yang mana SU (37) menerima sejumlah uang senilai Rp2.500.000 melalui transfer kerekening an Saiful Untung.

Siang itu juga, SU dan sang Kepala Desa Perawang Barat, Faisal Shi bersama salah seorang staf Desa Perawang barat di gelandang petugas ke Mapolres Siak, guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait pungli yang sudah meresakan masyarkat tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton oleh penyidik Tipikor Satreskrim Polres Siak, SU (37) ditetapkan sebagai tersangka, sementara Kepala Desa Faisal Shi beserta stafnya saat ini masih berstatus sebagai saksi, urainya.

Namun Sang Kepala Desa Faisal Shi tidak tertutup kemungkinan, statusnya bisa di naikkan menjadi tersangka.

“Menunggu informasi dari pimpinan dulu, karena kasus ini masih didalami “, tegasnya.

"Turut diamankan pada Operasi Tangkap Tangan di Desa Perawang Barat itu, dua bundel SKGR, satu unit Hp merk Oppo Renof 4R milik SU, satu buah buku tabungan BRI an. Saiful Untung, satu lembar Amplop warna putih berisikan uang tunai sejumlah Rp3.000.000 serta uang Cash sejumlah Rp2.500.000., tutupnya mengakhiri.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Donna Fitria Susul Yan Prana Jalani Penahanan

Kamis, 22 Juli 2021 | 22:31 WIB
X