Pencari Suaka Asal Myanmar Jalani Tahap II di Kejari Rokan Hilir

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:39 WIB
Seorang pencari suaka asal Myanmar jalani tahap II
Seorang pencari suaka asal Myanmar jalani tahap II

HALUANRIAU.CO, ROHIL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana Keimigrasian dengan tersangka berinisial YNM. Dia adalah pencari suaka asal Myanmar.

"Benar, kita telah menerima pelimpahan tersangka Warga Negara Myanmar yang diduga melakukan tindak pidana Keimigrasian," ujar Kepala Kejari (Kajari Rohil) Yuliarni Appy SH MH melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Yogi Hendra, Jumat (19/8).

Yogi menerangkan, tersangka YNM tersebut disangkakan melanggar Pasal 126 huruf c Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dalam aturan itu disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memberikan data yang tidak sah atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh dokumen perjalanan Republik Indonesia bagi dirinya sendiri atau orang lain dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta.

Pengungkapan tindak pidana Keimigrasian itu sendiri tambah Yogi lagi, berdasarkan penyidikan yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi.

Tersangka tertangkap oleh petugas Imigrasi pada bagian loket penerimaan berkas permohonan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI/Paspor) karena dicurigai sebagai WNA yang akan membuat paspor.

Pada saat melakukan permohonan berkas DPRI/Paspor, tersangka melampirkan dokumen kependudukan Indonesia yaitu KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan Buku Nikah.

Tersangka memiliki dokumen yang dikeluarkan oleh UNHCR Malaysia yang menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan pencari suaka asal Myanmar.

Dengan telah berpindahnya kewenangan penanganan perkara, maka terkait penahanan kini menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terhadap tersangka, dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan.

Selanjutnya JPU akan segera melimpahkan berkas perkara terebut ke pengadilan. "Saat ini, Tim JPU tengah merampungkan surat dakwaan," pungkas mantan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Indragiri Hilir (Inhil) tersebut.

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X